Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Finger Painting di PAUD Nurul Jadid
DOI:
https://doi.org/10.69748/ki.v2i1.547Keywords:
Motorik halus, finger painting, Anak usia dini, Perkembangan anak, PAUDAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak Kelompok A di PAUD Nurul Jadid, yang ditunjukkan oleh kurangnya kontrol gerak jari, koordinasi mata dan tangan yang belum stabil, serta hasil karya yang kurang rapi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan finger painting berbahan alami. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak yang terdiri dari 6 laki-laki dan 4 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian menggunakan rubrik perkembangan motorik halus dengan kategori BB, MB, BSH, dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan motorik halus secara bertahap dari pra-tindakan (40%) menjadi 60% pada siklus I dan meningkat hingga 80% pada siklus II, sehingga indikator keberhasilan penelitian tercapai. Peningkatan terlihat pada aspek koordinasi mata dan tangan, kekuatan serta kontrol gerak jari, dan kerapian hasil karya. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan finger painting berbahan alami efektif sebagai strategi pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fania Nur Laili, Maulidiyah Usailatul Andiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


