Implementasi Teori dan Praktik Kurikulum Cinta di Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian Sentani

Authors

  • Dorce Bu'tu STAKPN Sentani
  • Pilipus Maurits Kopeuw Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Markus Gainau Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Seprianti Pandi Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Yakob Godlif Malatuny Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Nurhayati Banga Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Fransina Abineno Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani

Keywords:

PkM STAKPN Sentani, Kurikulum Berbasis Cinta, pengasuhan berbasis kasih, pendidikan karakter, pengasuhan holistik

Abstract

Urgensi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) muncul dari tingginya kerentanan anak Indonesia, yang ditandai oleh kekerasan berbasis relasi, ketidakstabilan emosional, dan ketimpangan pengasuhan. PkM Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini STAKPN Sentani bertujuan mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai model pengasuhan transformatif yang menempatkan kasih, kehadiran emosional, dan regulasi emosi sebagai fondasi pembentukan karakter anak. Pendekatan dilakukan melalui observasi relasional, edukasi dan pelatihan pengasuh, serta praktik implementasi aktivitas harian yang mengintegrasikan teori kelekatan, pedagogi kasih, dan nilai Panca Cinta. Hasil analisis menunjukkan peningkatan kualitas komunikasi empatik pengasuh, konsistensi kehadiran emosional, serta respons positif anak berupa rasa aman, keterbukaan, dan partisipasi aktif. Temuan ini memperlihatkan bahwa intervensi berbasis kasih mampu menjembatani kesenjangan antara kebijakan nasional, praktik pengasuhan, dan kebutuhan psikososial anak. PkM ini meningkatkan kapasitas pengasuh sekaligus membangun ekosistem pengasuhan holistik yang relevan dengan konteks sosial-budaya Papua, menjadi model yang dapat direplikasi secara regional untuk memperkuat pendidikan karakter dan pertumbuhan moral anak.

References

Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, “Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta |.” [Online]. Available: https://bimaskristen.kemenag.go.id/news-1412-kemenag-luncurkan-kurikulum-berbasis-cinta.html

ANTARA News, “Kemenag mulai latih puluhan trainer Kurikulum Berbasis Cinta.” [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/5066533/kemenag-mulai-latih-puluhan-trainer-kurikulum-berbasis-cinta

Badan Pusat Statisitik, “Profil Anak Usia Dini.” [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/13/744350b0873dcb98dfeab38c/profil-anak-usia-dini-2024.html

J. Bowlby, “Attachment and loss: Retrospect and prospect.,” Am. J. Orthopsychiatry, vol. 52, no. 4, pp. 664–678, Oct. 1982.

B. Richardson and R. Langford, “Care -full pedagogy: Conceptualizing feminist care ethics as an overarching critical framework to interrupt the dominance of developmentalism within post-secondary early childhood education programs,” Contemp. Issues Early Child., vol. 23, no. 4, pp. 408–420, Dec. 2022.

S. Adipati and M. E. Yanti, “Aktualisasi Kasih Allah bagi Sesama: Implementasi Pemikiran dan Praktik Pendidikan Kristiani Johann Heinrich Pestalozzi dalam Konteks Pendidikan Karakter dan Nilai,” Epigr. J. Teol. dan Pelayanan Kristiani, vol. 5, no. 1, pp. 126–135, May 2021.

NU Online, “Data Kementerian PPPA: Kekerasan Anak Capai 28.831 Kasus pada 2024.” [Online]. Available: s https://www.nu.or.id/nasional/data-kementerian-pppa-kekerasan-anak-capai-28-831-kasus-pada-2024-npRIs

A. S. Mario, Harmaman, and T. C. Wulandari, “Pendampingan Budaya Baca Di Panti Asuhan Putra-Putri Muhammadiyah Sorong,” Abdimas Awang Long, vol. 7, no. 1, pp. 63–66, 2024.

S. Pada, M. Terdampak, C.-D. I. Panti, and A. Putra, “EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DAN PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL PADA MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 DI PANTI ASUHAN PUTRA PUTRI PAPUA KABUPATEN SORONG,” vol. 5, no. September, pp. 3221–3228, 2022.

M. Martin et al., “Scaling a parenting program to reduce child maltreatment in Tanzania: The role of facilitator fidelity in adolescent and parent outcomes,” Child Prot. Pract., vol. 5, p. 100161, Jul. 2025.

M. L. Friedlander, J. E. Lambert, and C. M. de la Peña, “A step toward disentangling the alliance/improvement cycle in family therapy.,” J. Couns. Psychol., vol. 55, no. 1, pp. 118–124, Jan. 2008.

N. Martín-Ordiale, E. Saldaña de Lera, and A. Morales, “Relación entre apego paterno e infantil, habilidades sociales, monoparentalidad y exclusión social,” Rev. Psicol. Clínica con Niños y Adolesc., vol. 6, no. 2, pp. 44–48, Feb. 2019.

J. E. Cooke, L. B. Kochendorfer, K. L. Stuart-Parrigon, A. J. Koehn, and K. A. Kerns, “Parent–child attachment and children’s experience and regulation of emotion: A meta-analytic review.,” Emotion, vol. 19, no. 6, pp. 1103–1126, Sep. 2019.

M. Sancho, M. J. Luque-Rojas, and C. Pitillas, “From Bonds to Brains: Understanding the Impact of Attachment on Executive Functions in Adolescents,” Psicol. Educ., vol. 31, no. 2, pp. 75–81, Jun. 2025.

Humas UIN Walisongo, “Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai Ruh Pendidikan.” [Online]. Available: https://walisongo.ac.id/kemenag-luncurkan-kurikulum-berbasis-cinta-sebagai-ruh-pendidikan/.

A. Chirico, M. Pizzolante, A. Kitson, E. Gianotti, B. E. Riecke, and A. Gaggioli, “Defining Transformative Experiences: A Conceptual Analysis,” Front. Psychol., vol. 13, Jun. 2022.

V. Sánchez-Martínez, O. Cauli, and S. Corchón, “Long-Term Caregiving Impact and Self-Care Strategies in Family Caregivers of People with Neuropsychiatric Disorders: A Mixed-Method Study,” Diseases, vol. 12, no. 11, p. 292, Nov. 2024.

Downloads

Published

18-05-2026

How to Cite

Bu’tu, D., Kopeuw, P. M., Gainau, M., Pandi, S., Malatuny, Y. G., Banga, N., & Abineno, F. (2026). Implementasi Teori dan Praktik Kurikulum Cinta di Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian Sentani. BURERE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 31–40. Retrieved from https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/burere/article/view/664