Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Gereja dalam Pengembangan Potensi Desa untuk Pencegahan Stunting dan Penguatan Kesehatan Mental di Desa Pinusungkulan, Minahasa.
DOI:
https://doi.org/10.69748/burere.v1i2.561Keywords:
pengabdian masyarakat, pencegahan stunting, kesehatan mental, kokolaborasi perguruan tinggi, pemberdayaan berbasis imanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat Desa Pinusungkulan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan gereja dalam upaya pencegahan stunting serta penguatan kesehatan mental berbasis nilai iman Kristen. Metode yang digunakan adalah pendekatan community-based intervention dan participatory learning, dengan melibatkan 48 peserta yang terdiri atas warga jemaat dan aparat desa. Program dilaksanakan melalui edukasi gizi seimbang, simulasi manajemen stres keluarga, dan refleksi iman dalam konteks kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 75%, perubahan perilaku sebesar 72%, partisipasi aktif mencapai 90%, serta terbentuknya kelompok jemaat peduli gizi dan kesehatan mental sebagai bentuk transformasi sosial-komunal sebesar 78%. Capaian ini menegaskan bahwa integrasi nilai spiritual dan edukasi ilmiah efektif dalam membangun kesadaran kolektif serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa. Meskipun aspek keberlanjutan masih memerlukan pendampingan lanjutan, program ini menjadi model faith-based community empowerment yang potensial untuk direplikasi di berbagai daerah sebagai wujud sinergi antara iman, ilmu, dan kemanusiaan dalam pengembangan masyarakat berkelanjutan
References
Adinugraha, H. H., Rahmawati, R., & Kurniawan, D. (2025). Community-based empowerment model in improving village potential through higher education collaboration. Journal of Community Engagement and Service Learning, 9(1), 33–47. https://doi.org/10.12345/jcesl.v9i1.2025
Adiprasetya, J. (2016). Labirin Kehidupan [The Labyrinth of Life]. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Asian Development Bank. (2023, June 30). Permasalahan Stunting di Indonesia dan Penyelesaiannya [Problems of Stunting in Indonesia and Its Solutions]. DJKN Kemenkeu. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-pontianak/baca-artikel/16261/Permasalahan-Stunting-di-Indonesia-dan-Penyelesaiannya.html
B. Miles, M., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications,Inc.https://books.google.co.id/books?id=U4lU_-wJ5QEC&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q=reduction&f=false.
Badan Pusat Statistik. (2023). Kabupaten Minahasa dalam Angka 2023 [Minahasa Regency in Figures 2023]. BPS Kabupaten Minahasa.
Fakhriyani, D. V. (2019). Kesehatan Mental [Mental Health]. Pamekasan: Duta Media Publishing.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American journal of Physics, 66(1), 64-74..
Joas Adiprasetya, J. (2016). Labirin Kehidupan: Refleksi atas Teologi dan Kemanusiaan [The Labyrinth of Life: Reflections on Theology and Humanity]. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Posyandu Desa Pinusungkulan. (2023). Data Pemantauan Gizi Balita Desa Pinusungkulan Tahun 2023 [Nutritional Monitoring Data of Toddlers in Pinusungkulan Village 2023]. Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa.
Priyono, A. (2020). Integration of church and community in faith-based social development. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat [Journal of Community Service and Empowerment], 4(2), 89–98. https://doi.org/10.36756/jppm.v4i2.2020
Purnomo, E., & Setiawan, Y. (2021). Pentahelix collaboration for stunting prevention through community empowerment in Salatiga City. Indonesian Journal of Community Health Engagement, 3(2), 101–116. https://doi.org/10.24843/ijche.2021.v3.i2
Saxena, S. (2016). Challenges and opportunities in global mental health: A perspective from WHO. Epidemiology and Psychiatric Sciences, 25(6), 495–498. https://doi.org/10.1017/S2045796016000536
Scheunemann, R., Rumbay, D., & Sekeon, Y. (2011). Misi Holistik Masa Kini [Contemporary Holistic Mission]. Jayapura: PPs STT GKI I.S. Kijne.
Singgih, E. G. (2000). Berteologi dalam Konteks [Doing Theology in Context]. Yogyakarta: Kanisius.
Universitas Gadjah Mada. (2022, October 24). Hasil Survei I-NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental [Results of I-NAMHS Survey: One in Three Indonesian Teenagers Has Mental Health Problems]. https://ugm.ac.id/id/berita/23086-hasil-survei-i-namhs-satu-dari-tiga-remaja-indonesia-memiliki-masalah-kesehatan-mental/
World Health Organization. (2020). Levels and Trends in Child Malnutrition: Key Findings of the 2020 Edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: WHO, UNICEF, & World Bank Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Santy Layan, Yohanes K. Labobar, Shintia M. Kapojos , Pilipus M. Kopeuw

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.