<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-05-30T17:10:51Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/17</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:12:29Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Hamba Tuhan dalam Mengantisipasi Perceraian di Dalam Gereja</dc:title>
	<dc:creator>Siregar, Saroha Ida Ike</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Peran Hamba Tuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Deskriptif Kualitatif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perceraian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keluarga Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Keluarga adalah sebuah bentuk komunitas yang penting dalam suatu pondasi yang dapat diterapkan bagi nilai-nilai agama dan budaya yang membantu seseorang menemukan identitasnya sendiri karena keluarga didirikan atas dasar cinta dan keterbukaan&amp;nbsp; terhadap anugerah Tuhan dalam kehidupan. Umumnya masyarakat berpandangan bahwa pernikahan dilaksanakan sebagai syarat hukum, adat, Negara dan agama. Bagi orang Kristen pemahaman yang benar tentang pernikahan harus didasarkan pada Alkitab. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, tulisan ini memaparkan mengenai Peran Hamba Tuhan dalam mengantisipasi perceraian dalam gereja. Hamba Tuhan harus mengetahui keberadaan keluarga-keluarga yang bercerai ditengah jemaat dan masyarakatHasil temuan adalah Kewajiban seorang Hamba Tuhan adalah menunjukkan pengertian pergumulan yang dihadapi jemaat di dalam gereja. Dalam pernikahan peran Hamba Tuhan sangatlah penting bagi jemaatnya agar tidak terjadi perceraian. Karena sebelum memasuki pernikahan, hamba Tuhan lebih dahulu harus memberikan pengarahan kepada kedua mempelai supaya mempersiapkan diri untuk masuk dalam pernikahan. Apabila kedua mempelai itu sudah memperdalam pengetahuan tentang iman satu sama lain maka tiap-tiap orang tinggal dalam imannya sendiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/17</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.17</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 23-30</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/17/11</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Saroha Ida Ike Siregar</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/19</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:07:37Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keluarga yang Broken Home dan Perkembangan Karakter Anak  di SMP Negeri 2 Sentani Jayapura</dc:title>
	<dc:creator>Simanjuntak, Ria Imelda</dc:creator>
	<dc:creator>Julita Latuhihin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kompenen sikap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Remaja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perilaku anak </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Broken Home</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Keluarga yang harmonis menghasilkan gaya didikan yang bermutu dan berdampak pada anak karena didikan yang pertama berasal dari keluarga. Penelitian ini berusaha mengidentifikasi perilaku anak “broken home” pada SMP Negeri 2 Sentani sebagai produk keluarga yang disharmonis. Perilaku anak “broken home” dilihat dari sudut pandang kompenen sikap yang memuat kognitif, afektif, dan konatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penarikan Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik “purposive” yaitu penarikan sampel berdasarkan pada tujuan tertentu, dalam hal ini adalah penarikan sampel pada siswa korban “broken-home”. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada teknik wawancara dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam pada ke lima sample (informan) kemudian dilajutkan dengan wawancara terfokus kepada 2 guru bimbingan konseling. Hasil wawancara disalin kemudian direduksi, dan ditampilkan dalam tabel untuk dianalisa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara kognitif informan mengetahui dengan jelas sebab-akibat perpisahan orantua mereka. Kemudian dilanjutkan dengan perasaan emosi yang mendalam berupa rasa marah, kecewa, benci, sedih, dan menyalahkan diri sendiri. Dampak yang dirasakan adalah menghasilkan tindakan berupa mencari kebahagian sendiri berupa tindakan yang bermakna, menarik, dan menyenangkan yang tidak luput dari perilaku negatif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/19</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.19</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 15-22</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/19/15</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Ria Imelda Simanjuntak, Julita Latuhihin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/21</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:15:28Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Keluarga Kristen Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Jemaat GKI EL-ROI Sentani  Jayapura Papua</dc:title>
	<dc:creator>Bernard Labobar</dc:creator>
	<dc:creator>Pattipeiluhu, Krislina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keluarga Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak Usia Dini </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Karakter Anak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peran keluarga sangat dominan dalam mendukung dan membangun karakter anak. Hubungan positif yang dibangun sejak dini dalam keluarga memberikan kontribusi pada kemampuan anak dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran keluarga kristen dalam mengembangkan karakter anak usia dini di Jemaat GKI Elroi Sentani Kabupaten Jayapura Papua. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik mengumpulkan data yaitu observasi and wawancara. Wawancara dilakukan dengan teknik wawancara terfokus terhadap 20 keluarga yang memilki anak usia dini. Sedangkan observasi dilakukan terhadap anak usia dini di lingkungan keluarga, gereja, sekolah, dan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran keluarga Kristen terhadap pembentukan karakter anak kurang optimal. Ada empat acuan yang digunakan dalam melihat pembetukan karakter anak yaitu kebiasaan beribadah, berdoa, pengenalan firman Tuhan, dan Penanaman Kasih. Keempat acuan tersebut belum menunjukkan kontribusi positif orangtua untuk memenuhinya. Pokok persoalan yang terjadi di Jemaat Elroi Sentani adalah, orang tua lebih sibuk dengan pekerjaan sehari-hari mereka sehingga megakibatkan perkembangan pembentukan karakter anak usia dini tidak berkembang dengan baik. Hal itu nampak dari perilaku anak terhadap orang tua/keluarga  dan sesamanya seperti, suka melawan orang tua, malas mengikuti ibadah sekolah minggu, mengucapkan kata tabuh, dan sebagainya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/21</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.21</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 38-45</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/21/16</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Bernard Labobar, Krislina Pattipeiluhu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/22</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:10:55Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Korelasi Antara PAK Keluarga Dengan Pembentukan Karakter Anak</dc:title>
	<dc:creator>Pelmelay, Ernavina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">karakter anak </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keluarga Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen sangatlah penting dalam pembentukan karakter anak. Dalam pembentukan karakter anak tentu tidak terjadi dengan instan atau dengan sendirinya melainkan butuh bantuan keluarga sebagai rekan yang paling terdekat. Pembentukan karakter melalui Keluarga harus diperhatikan di keluarga.  Pendidikan agama Kristen tidak semata-mata didapatkan di gereja saja atau komunitas Kristen, tetapi penanaman nilai-nilai kristiani dimulai dari keluarga. Dalam tulisan ini penulis menggunakan metode studi pustaka dalam membahas pentingnya PAK keluarga dalam pembentukan karakter anak. Hasil penelitian ini adalah untuk kesadaran keluarga Kristen bahwa PAK dalam keluarga sangatlah penting apalagi dalam pertumbuhan karakter anak. Dengan demikian jika anak mendapatkan PAK dengan baik dalam keluarga, anak dapat bersosialisasi dengan masyarakat dan terutama anak dapat bertumbuh dengan memiliki karakter Kristus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/22</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.22</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 31-37</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/22/13</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Ernavina Pelmelay</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/24</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:04:54Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Makna Teologis Ceritera Rut dan Implikasinya Bagi Kehidupan Moderasi Beragama</dc:title>
	<dc:creator>Serli Patasik</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ceritera Rut</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Moderasi Beragama</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Implikasi Ceritera Rut</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ceritera - ceritera Alkitab yang beraneka ragam semuanya membicarakan hubungan Allah dengan manusia yang melewati rintangan kebudayaan, zaman, kepentingan pribadi dan kelompok atau suku Ceritera Rut tidak menceriterakan kehadiran Allah yang datang lewat mimpi, penglihatan, kunjungan Malaikat atau suara dari sorga  dan tidak nabi yang diutus Allah untuk menyatakan “demikian Firman Tuhan”. melainkan menceriterakan kehadiran Allah melalui ungkapan “penyesalan, penghukuman,berkat dan penebusan tanah serta perkawinan ipar oleh seorang penebus. Ceritera Rut menjembatani dan mempertemukan kedua suku dan kepercayaan yang berbeda, sekaligus memberi keritikan kepada orang Israel yang mengecam orang Moab sebagai orang asing, kafir dan tidak masuk jemaah Tuhan (4:17). Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif yang berlandaskan kajian Hermeneutik untuk memahami makna teologi ceritera Rut  dan implikasinya kehidupan Moderasi beragama di Tanah Papua.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/24</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.24</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 1-14</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/24/8</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Serli Patasik</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/25</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:17:50Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengajaran Mempelai Sebagai Solusi Disharmonisasi Rumah Tangga Kristen di Kelurahan Hinekombe Jayapura- Papua</dc:title>
	<dc:creator>Markus S. Gainau</dc:creator>
	<dc:creator>Talo, Amsi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Disharmonisasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hinekombe</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kontekstual</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pengajaran mempelai </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keluarga Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Disharmonisasi dalam rumah tangga bukan lagi menjadi fenomena baru yang dihadapi keluarga akhir-akhir ini. Berbagai usaha sudah dilakukan oleh pemerintah sampai pada penerbitan UU untuk menekan disharmonisasi. Penelitian ini berusaha untuk mengelaborasikan mengenai faktor kontekstual penyebab terjadinya disharmonisasi dalam rumah tangga pada masyarakat Hinekombe Sentani-Jayapura. Metode yang digunakan dalam mengungkap fakta adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik FGD yaitu berupa diskusi terarah terhadap 28 informan kemudian dilanjutkan dengan teknik IDI yaitu interview mendalam terhadap 11 Informan lokal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya disharmonisasi  secara kontekstual dalam rumah tangga dipicuh karena faktor ikatan pernikahan. Ikatan Pernikahan yang dilakukan masyarakat sebelumnya adalah ikatan pernikahan adat yang tidak melalui pernikahan Gereja atau diluar dari pernikahan kudus. Secara implisit bahwa pernikahan adat adalah pernikahan menurut kedagingan yang berbentuk dosa Zinah. Usaha penanaman mentalitas pengajaran mempelai memberikan sikap yang positif berupa pemahaman, pengakuan dosa, dan pertobatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/25</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.25</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 59-74</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/25/14</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Markus S. Gainau, Amsi Talo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/26</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:16:30Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Ranah Iman dan Akal Budi Menghadapi Covid 19</dc:title>
	<dc:creator>Natalia, Arie Rissing</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Iman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Akal Budi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Covid 19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kontradiksi penggunaan iman dan akal budi selalu terjadi dikalangan orang Kristen.&amp;nbsp; Apakah orang Kristen adalah orang yang beriman atau harusnya berakal? Terutama menghadapi persoalan-persoalan kehidupan.&amp;nbsp; Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada orang Kristen mengenai iman dan akal budi, kapan harus menggunakan iman dan kapan harus menggunakan akal dan kapan kedua-duanya harus dapat berjalan beriringan.&amp;nbsp; Manfaat dari penulisan ini, agar orang Kristen punya ketetapan hati akan kebenaran yang diyakininya, berdasarkan kebenaran firman Tuhan.&amp;nbsp; Tidak gampang diombang-ambingkan oleh pengajaran-pengajaran di luar kebenaran Alkitab, yang adalah firman Allah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/26</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i1.26</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 1 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 46-58</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/26/12</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Arie Rissing Natalia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/36</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:44:21Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementasi Mengembangkan Kreativitas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen</dc:title>
	<dc:creator>Sianipar, Gabriel</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kreativitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Motivasi Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengalaman Belajar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini mengfokuskan pada pengembangan kreativitas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk mengatasi kurangnya minat dan keterlibatan siswa dalam mempelajari ajaran agama Kristen. Pendidikan Agama Kristen memiliki peran vital dalam membentuk karakter dan nilai-nilai agama siswa. Namun, pendekatan konvensional sering membuat pembelajaran kurang menarik dan relevan. Tujuan utama penelitian adalah menerapkan kreativitas dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Kristen guna menciptakan metode pengajaran yang inovatif. Pertanyaan penelitian melibatkan definisi dan penerapan kreativitas dalam Pendidikan Agama Kristen, elemen-elemen penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, dan dampaknya terhadap minat dan pemahaman siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas memiliki peran penting dalam meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap ajaran agama Kristen. Pendekatan inovatif seperti pembelajaran berbasis masalah dan seni dapat membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik dan efektif. Metode ini memiliki potensi untuk mempersiapkan siswa sebagai individu inovatif dan kontributif dalam masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/36</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.36</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 75-91</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/36/17</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Gabriel Sianipar</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/76</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:53:00Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Komitmen Dalam Melayani Berdasarkan 2 Timotius 4:5 Terhadap Kinerja Pelayan di GBI Hotel Pelangi Medan</dc:title>
	<dc:creator>Sirait, Dioris Meilisa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Komitmen Dalam Melayani</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tanda</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kinerja Pelayan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">GBI Hotel Pelangi Medan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Melayani merupakan tanda seorang percaya mengasihi Tuhan. Setiap orang percaya terpanggil untuk menjadi hamba Tuhan. Untuk tetap setia melayani Tuhan dibutuhkan komitmen yang tinggi, sehingga akan menghasilkan kinerja yang tinggi pada diri pelayan tersebut. Untuk menghasilkan kinerja yang tinggi dibutuhkan komitmen dalam melayani berdasarkan 2 Timotius 4:5. Hal ini dikarenakan setiap pelayan harus dapat menguasai diri dalam segala hal, bertahan dalam penderitaan dan menunaikan tugas pelayanan agar orang lain dapat melihat Kristus dalam kehidupannya. Metode penelitian ini yang digunakan adalah survei yang bersifat kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua pelayan di GBI Hotel Pelangi Medan sebanyak 100 pelayan. Metode dan alat pengumpulan data adalah dengan angket untuk mengukur variabel Komitmen dalam Melayani Berdasarkan 2 Timotius 4:5 terhadap Kinerja Pelayan di GBI Hotel Pelangi Medan . Implikasinya adalah sebagai upaya untuk meningkatkan komitmen dalam melayani dan kemampuan para pelayan tersebut sepert rasul Paulus selama masa hidupnya.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/76</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.76</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 105-111</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/76/18</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Dioris Meilisa Sirait</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/78</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:51:02Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sumbangsih Keteledanan Paulus Terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen</dc:title>
	<dc:creator>Yanuar Ada Zega</dc:creator>
	<dc:creator>Nome, Nehemia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Paulus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidik Kristen </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teladan </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Keteladanan Pendidik Kristen merupakan suatu modelling bagi peserta didik dalam mengembangkan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kelalaian pendidik Kristen saat ini kurangnya kesesuaian antara kata dan fakta. Pentingnya keselarasan antara kata dengan perbuatan sangat berpengaruh besar bagi seorang pendidik kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau literatur melalui penelusuran teori-teori dan hasil penelitian yang berkaitan dengan kehidupan Rasul Paulus sebagai pendidik jemaat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasikan keteladanan Rasul Paulus dan kedekatan dirinya kepada Tuhan yang lebih dulu melakukan hal-hal penting dalam pengajaran, semestinya pendidik mampu dalam beberapa aspek: wawasan yang luas sebagai dasar utama dalam pengajarannya, kecakapan sebagai suatu implementasi praktis yang mudah dipahami, kevisioneran yang bersifat preventif dan antisipatif dalam mengahadapi masa dinamika yang datang dalam pertumbuhan iman jemaat dan peserta didik.
Paul, Christian Education, Exemplary</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/78</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.78</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 112-122</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/78/19</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 1yanuar, Nehemia Nome</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/79</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:55:35Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Konsep Tanda dalam Injil Yohanes</dc:title>
	<dc:creator>Kapojos, Shintia Maria</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Injil Yohanes</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mujizat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tanda</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Konsep tanda dalam Injil Yohanes bukan hanya sekedar menunjukkan tentang mujizat yang dilakukan oleh Yesus, namun terdapat makna yang mendalam dalam penggunaan kata ini, yakni tentang pribadi Yesus dan kesatuannya dengan Bapa, kemesiasan, keilahian serta kemahakuasaan-Nya untuk menununjukkan kemuliaan-Nya dengan tujuan agar orang dapat percaya bahwa Yesus adalah benar Anak Allah.  Penulisan ini menggunakan metode kualitatif, dengan studi kepustakaan dan pendekatan eksposisi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/79</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.79</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 92-104</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/79/22</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Shintia Maria Kapojos</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/80</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:14:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Komunikasi Injil Yang Efektif  Berdasarkan Yohanes 4:1-26</dc:title>
	<dc:creator>Tolanda, Yofsan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Efektif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Injil Yohanes</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Komunikasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Injil merupakan berita penting yang harus diberitakan dalam dunia ini, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan semua orang berdosa. Tanpa Injil tak satu pun dapat diselamatkan. Injil merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang. Oleh karena itu, setiap orang percaya bertanggungjawab dalam menyampaikan berita Injil kepada siapapun. Pemberitaan Injil harus disampaikan dengan cara komunikasi yang jelas, tepat dan baik agar berita injil ini dapat diterima oleh pendengar. Melalui Yohanes 4, orang percaya dapat melihat model komunikasi Injil yang efektif yang diterapkan Yesus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yaitu studiliteratur dengan menggunakan metode hermeneutika, khususnya hermeneutika alkitabiah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/80</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.80</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/80/55</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Yofsan Tolanda</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/84</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T03:00:10Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kriteria Dan Peran Guru Sekolah Minggu Dalam Mendidik Anak Usia 1-5 Tahun</dc:title>
	<dc:creator>Budiman, Sabda</dc:creator>
	<dc:creator>Bukari</dc:creator>
	<dc:creator>Junita, Erla</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak Usia 1-5 Tahun</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru Sekolah Minggu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kriteria</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembentukan Pribadi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembentukan pribadi anak memainkan peran yang sangat penting bagi perilaku anak ketika dewasa. Secara khsusu pendidikan anak usia 1-5 tahun, di mana pada masa ini, anak memiliki daya tangkap yang kuat. Pembentukan pribadi anak juga terjadi secara rohani. Salah satu yang bertanggung jawab atas pembentukan anak secara rohani adalah guru sekolah minggu. Namun tidak semua orang dapat menjadi guru sekolah minggu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang guru sekolah minggu usia 1-5 tahun. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguraikan beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh guru sekolah minggu usia 1-5 tahun dan perannya dalam pembentukan rohani anak. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber data yaitu buku-buku dan jurnal-jurnal. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa guru sekolah minggu yang baik adalah seorang yang telah lahir baru, dewasa secara rohani, dan memiliki kecakapan dalam mengajar. Peran guru sekolah minggu dalam mendidik anak usia 1-5 tahun yaitu membentuk kepribadian anak, membentuk kedisiplinan rohani anak, dan menumbuhkan pengenalan akan Tuhan yang benar kepada anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/84</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.84</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 123-132</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/84/20</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Sabda Budiman, Bukari Bukari, Erla Junita</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/85</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T02:57:25Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dampak Gadget Terhadap Perkembangan Moral Anak Usia Remaja  di Jemaat GKI Mahanaim Burere</dc:title>
	<dc:creator>Kreuta, Konstantina</dc:creator>
	<dc:creator>Hutapea , Melina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Dampak Gadget</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perkembangan Moral Anak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">GKI Mahanaim Burere</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak gadget terhadap perkembangan moral anak usia remaja. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode Kualitatif Deskriptif, untuk mendiskripsikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang memberikan gambaran yang konkrit. Adapun hasil penelitian yang dicapai yaitu aktivitas guru sekolah minggu pada sudah cukup baik, namun terlihat masih kurang maksimal dalam memberikan motivasi pada anak, dan akan diperbaiki pada aktivitas anak usia 8 – 12 tahun diketahui anak-anak masih ragu dan malu menyampaikan pendapatnya terhadap materi pembelajaran yang dipelajari sehingga perlu diberikan motivasi dan penguatan sebelum proses pembelajaran agar anak kreatif., Kesalahan yang dilakukannya sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungannya, orangtuanya. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. Hal ini karena mereka semua memang masih dalam masa mencari identitas. Kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai kenakalan remaja. Dalam surat kabar sering kali kita membaca berita tentang perkelahian pelajar, penyebaran narkotika, pemakaian obat bius, minuman keras, penjambret yang dilakukan oleh anak yang berusia belasan tahun, meningkatnya kehamilan di kalangan remaja putri dan lain sebagainya. Hal tersebut adalah merupakan suatu masalah yang dihadapi masyarakat yang kini semakin marak, Oleh karena itu masalah kenakalan remaja seyogyanya mendapatkan perhatian yang serius dan terfokus untuk mengarahkan remaja ke arah yang lebih positif, yang titik beratnya untuk terciptanya suatu sistem dalam menanggulangi kenakalan di kalangan remaja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/85</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.85</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 133-139</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/85/24</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Konstantina Kreuta, Melina Hutapea </dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/88</identifier>
				<datestamp>2024-08-23T03:02:25Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Gembala Mencerminkan Sifat Allah Bagi Kehidupan Jemaat</dc:title>
	<dc:creator>Martin Putra Hura</dc:creator>
	<dc:creator>Selfina Selan</dc:creator>
	<dc:creator>Darlene Nathana Ndun</dc:creator>
	<dc:creator>Daniel Martin Tamera</dc:creator>
	<dc:creator>Martina Novalina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gembala</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kehidupan Jemaat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mencerminkan Sifat Allah </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pandangan dan Perdebatan tentang Allah selalu menjadi topik yang sering dibahas, terutama konsep-konsep tentang Allah yang bertentangan dengan Alkitab, yang dimana ada konsep tentang manusia yang menciptakan Allah selain itu ada juga, Allah diciptakan dari imajinasi manusia. Fenomena ini yang yang menyebabkan manusia meragukan tentang keberadaan Allah. Dalam hal ini, Gembala memiliki tanggung jawab penting dalam membawa jemaat lebih dekat kepada Allah. Gembala harus mencerminkan atribut-atribut Allah, seperti kebijaksanaan, kasih, kebenaran, dan penggembalaan. Seorang gembala yang mencerminkan Allah akan menggembalakan jemaat dengan penuh kasih, memberikan perhatian pastoral yang mendalam, dan memimpin dengan kebijaksanaan yang diberikan oleh Allah. Penulis memakai metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (Library Research), artikel jurnal, literatur-literatur dan dari situs internet dalam menjelaskan peran gembala yang menjadi cerminan Allah bagi jemaat. Selanjutnya, Penulis akan mendeskripsikan tentang gembala, jemaat, Allah serta peran gembala dalam mencerminkan Allah kepada jemaat. Tujuan dan manfaat Penelitian ini memberikan pemahaman dan inspirasi bagi para gembala gereja agar dapat efektif menjalankan tugasnya dan memberkati jemaat yang dilayaninya, sebaliknya jemaat dapat melihat cerminan Allah dari seorang gembala dalam teladan dan pengajaran seorang gembala. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengidentifikasi praktik dan kualitas yang diperlukan bagi para gembala di gereja untuk menjalankan perannya dengan baik, seperti keteladanan, pengajaran, serta kepedulian terhadap jemaat. Dengan memahami peran gembala dalam mencerminkan Allah di dalam gereja, maka penelitian ini dapat memberikan bimbingan dan inspirasi bagi para gembala gereja agar dapat efektif menjalankan tugasnya dan memberkati jemaat yang dilayaninya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/88</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v1i2.88</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 1 No. 2 (2023): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 140-149</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/88/25</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Martin Putra Hura, Selfina Selan, Darlene Nathana Ndun, Daniel Martin Tamera, Martina Novalina</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/91</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:15:08Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penerapan Hermeneutika Kognitif Pada Pendidikan Agama Kristen  Upaya Pemahaman Alkitab Masa Kini</dc:title>
	<dc:creator>Jabes Pasaribu</dc:creator>
	<dc:creator>Suset Pasaribu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hermeneutika Kognitif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PAK</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Masa Kini</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Alkitab merupakan buku kuno yang menjadi dasar kekristenan sebagai wahyu Ilahi yang memberikan dasar: petunjuk, ajaran, dan informasi tentang iman dan kehidupan rohani dan kepada kekekalan. Kristen menekankan otoritas Ilahi Alkitab, dihormati sebagai panduan spiritual, meskipun memahaminya sebagai pewahyuan Allah menimbulkan kompleksitas. Sejarah teologi menunjukkan tahap dekonstruksi, konstruksi, dan rekonstruksi, dipengaruhi oleh ideologi dan filsafat bahkan masalah teologi yang harus dipertimbangkan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Sehingga untuk memamahami Alkitab dalam suatu interpretasi bagaimana memahami Alkitab sebagai kesatuan wahyu Allah dan dampak konstruksi teologi terhadap pandangan hidup Kristen menjadi perhatian utama. Penulis menggunakan metode Kualitatif dengan mendeskripsikan objek, fenomena atau setting social terhadap pemahaman Alkitab. Sehingga ditemukan bahwa hermeneutika kognitif bidang Pendidikan Agama Kristen dalam Interpretasi Alkitab sebagai jembatan memperdalam pemahaman teologis Alkitab yang memberikan kontribusi penting pada studi Alkita. Hermeneutika kognitif juga memperluas pemahaman interpretasi pesan rohani, dengan fokus pada relevansi dan akurasi dalam kehidupan Kristen. Sehingga melalaui pendidikan agama Kristen akan Integrasi hermeneutika kognitif dengan pemahaman Alkitab memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan kontekstual terhadap teks suci dalam kehidupan Kristen masa kini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/91</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.91</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 11-22</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/91/54</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jabes Pasaribu, Suset Pasaribu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/95</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:18:39Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">AI Dalam Gereja : Mengungkap Peluang AI Bagi Pertumbuhan Iman Jemaat Dalam Gereja</dc:title>
	<dc:creator>Laoli, Opriyaman</dc:creator>
	<dc:creator>Pogo, Bella Atalia</dc:creator>
	<dc:creator>Saer, Siti Nurbayani</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Johanes</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Artificial Intelligence</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">gereja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">penatalayanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">amanat   agung</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">AI merupakan kepanjangan dari Artificial Intelligence yang berarti kecerdasan buatan, bukanlah barang langka tetapi sebuah terobosan generasi terkini. Kemampuannya sebagai teknologi telah menimbulkan ketakutan bahwa AI membawa dampak negatif baik dalam kehidupan masyarakat secara umum maupun gereja karena meniru cara berpikir manusia dan terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peluang apa saja yang diperoleh oleh gereja dengan adanya teknologi AI dalam menumbuhkan iman jemaat sekaligus jawaban atas pertanyaan “apakah AI mempunyai peran bagi pertumbuhan iman Kristen atau justru keberadaan AI menjadi ancaman semata-mata bagi pertumbuhan iman Kristen?”. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif penelitian yang objek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya (library research).  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan AI memberikan banyak peluang bagi gereja dalam pertumbuhan iman jemaatnya, yakni gereja jadi melek teknologi, mempermudah akses terhadap informasi di gereja, sumber daya manusia dalam pelayanan di gereja terus berinovasi dan pengembangan jaringan internet kian merambah ke seluruh pelosok sebagai akibat kebutuhan mendesak. Gereja harus memiliki pemahaman dan pertimbangan etis tentang AI sehingga tidak terikat atau bergantung sepenuhnya pada teknologi. Kehadiran teknologi AI mampu menyiarkan kebenaran firman Tuhan sampai keujung bumi sehingga amanat agung dapat terlaksana.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/95</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.95</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 75-84</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/95/52</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Opriyaman Laoli, Bella Atalia Pogo, Siti Nurbayani Saer, Johanes Kurniawan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/97</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:19:57Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kelahiran Kembali Menurut Kitab Titus 3:5-7 Dalam Pertumbuhan Karakter Mahasiswa STT Ekumene</dc:title>
	<dc:creator>Rofinson Polu Panjang</dc:creator>
	<dc:creator>Derin Dewirna Suek</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kelahiran Kembali</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penelitian Kualitatif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertumbuhan Karakter</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">STT Ekumene</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pertumbuhan karakter Kristen adalah suatu proses yang melibatkan pertumbuhan rohani, seseorang mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperdalam hubungan dengan-Nya melalui doa, membaca Alkitab, persekutuan dengan sesama umat beriman, dan pelayanan kepada sesama. Hal ini mencerminkan konsep kelahiran kembali diajarkan dalam Kitab Titus 3:5-7, yaitu proses spiritual yang dapat membentuk karakter seseorang. Oleh karena itu, penting untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep kelahiran kembali menurut Kitab Titus 3:5-7. Konsep ini dapat diterapkan pada penumbuhan karakter mahasiswa STT Ecumene. Metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada filosofi yang digunakan untuk meneliti kondisi ilmiah. Studi literatur, artikel jurnal, dan media lainnya digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pertumbuhan karakter dalam agama Kristen. Selain itu, metode studi literatur juga digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian dengan mencari sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian, antara lain buku teks dan jurnal ilmiah. Kitab Titus 3:5 menekankan bahwa keselamatan datang bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan, namun karena kasih karunia Tuhan. Konsep kelahiran kembali dalam konteks agama Kristen mengacu pada pengalaman spiritual seseorang mengalami transformasi batin yang mendalam, melalui pertobatan, pengampunan dosa, dan penerimaan kembali oleh Tuhan. Lingkungan belajar dan kehidupan di kampus dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan karakter mahasiswa, sedangkan pembaharuan oleh Roh Kudus adalah proses dimana individu diberikan hidup baru di dalam Kristus, dan Roh Kudus bekerja dalam diri individu untuk mengubah hati dan pikiran mereka. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Kristus telah membayar dosa manusia dan membuka jalan bagi mereka untuk menerima keselamatan dan pembaharuan melalui Roh Kudus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/97</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.97</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 99-111</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/97/53</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Rofinson Polu Panjang, Derin Dewirna Suek</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/105</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:16:04Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Menyikapi Perkembangan Teknologi AI (ChatGPT)  Sesuai Dengan Kebenaran Alkitabiah</dc:title>
	<dc:creator>Zendrato, Carlin Puspinta</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teknologi AI</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ChatGPT</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sains dan Teknologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hukum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Filsafat Teologi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teknologi merupakan salah satu alat yang tidak bisa lepas dalam hidup manusia saat ini, karena pada umumnya tujuan dari teknologi adalah memudahkan manusia dalam melakukan kegiatan sehari hari. Perkembangan teknologi yang semakin memudahkan manusia menjadi salah satu pengaruh manusia mengalami perubahan positif maupun negatif dalam berbagai aspek kehidupan baik dalam dunia kerja, industri, ekonomi, sosial budaya, kesehatan, dan juga pendidikan. Saat ini teknologi AI diyakini bahwa mampu menyaingi kognitif manusia karena kecerdasannya, salah satu contoh teknologi AI yang sedang marak adalah Chatgpt. Chatgpt salah satu aplikasi dari teknologi AI yang mampu membantu berbagai bentuk pekerjaan manusia seperti pencarian informasi yang jauh lebih cepat, pencarian gagasan atau ide, dan juga membantu mencari referensi dalam tugas akademik. Revolusi industri 4.0 saat ini yang terus menawarkan keinginan manusia di dalam memudahkan pekerjaan dan yang tidak bisa dihindari adalah teknologi akan terus canggih dan modern sehingga sangat diperlukan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap kemajuan dari teknologi yang terus berevolusi dan sikap penuh tanggung jawab dalam penggunaannya oleh sebab itu tujuan dari tulisan ini adalah untuk menunjukkan penggunaan teknologi berdasarkan etika kristen yang bersumber dari kebenaran alkitab dalam penggunaan salah satu contoh teknologi AI yaitu chatgpt menggunakan metode studi literatur. Penelitian ini diawali dengan pengenalan akan teknologi AI salah satunya yaitu chatgpt serta dampak dalam penggunaannya. Penjelasan selanjutnya adalah tentang pendapat dari berbagai perspektif seperti: sains dan teknologi, hukum, filsafat/etika serta dari perspektif teologi dan di bagian akhir kesimpulan serta saran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/105</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.105</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 23-37</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/105/51</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Carlin Puspinta Zendrato</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/109</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:16:45Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Remaja Kristen dalam Penggunaan Media Sosial</dc:title>
	<dc:creator>Hasibuan, Derlina Agustina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Remaja Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Media Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perilaku Iman Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam perkembangan dunia yang semakin modern ini, penggunaan media sosial sudah tidak asing lagi di kalangan siapa pun terutama dikalangan remaja. Terdapat banyak dampak positif dari adanya media sosial, salah satunya adalah membantu terjalinnya relasi dan komunikasi dengan orang lain secara mudah. Akan tetapi terdapat juga dampak negative dari penggunaan media sosial ini yaitu terkait moral remaja sudah semakin rusak akibat penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. Hal ini mengakibatkan munculnya perilaku-perilaku yang menyeleweng seperti bullyng, penipuan, pemalsuan identitas, dan lain-lain. Melihat para remaja yang sudah semakin rusak moralnya akibat pengaruh media sosial, maka perlu untuk seorang remaja Kristen menyadari identitasnya sebagai gambar dan rupa Allah yang harus merepresentatifkan Allah di dunia ini. Di mana seorang remaja Kristen di dalam penggunaan media sosial harus memberitakan Injil Yesus Kristus sehingga setiap orang dapat mengenal dan percaya kepada Yesus. Perlu juga sebagai seorang remaja Kristen untuk terus menumbuhkan imannya yang benar kepada Yesus Kristus sehingga bisa juga menjadi berkat dengan melakukan penginjilan melallui media sosial sehingga orang-orang yang belum mengenal dan percaya kepada Yesus Kristus dapat mengenal dan percaya kepadaNya memlaui pertolongan Roh Kudus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/109</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.109</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 38-48</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/109/50</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Derlina Agustina Hasibuan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/110</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:17:19Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Pendidikan Kristen Dalam Penanganan dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja</dc:title>
	<dc:creator>Lobo, Zakarias Radja</dc:creator>
	<dc:creator>Yesaya Widjaya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Peran Pendidikan Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyalahgunaan Narkoba</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Moral Remaja Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Narkoba di kalangan remaja merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi oleh masyarakat modern. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental remaja, tetapi juga merusak integritas moral mereka dan memberikan dampak negatif pada masyarakat secara keseluruhan. Dalam konteks ini, pendidikan Kristen memiliki peran penting dalam upaya penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja.Pendidikan Kristen mendorong pembentukan nilai-nilai moral yang kuat dan kesadaran akan tanggung jawab sosial. Ini memberikan fondasi moral yang kokoh bagi remaja, membantu mereka memahami konsep tentang tindakan baik dan buruk, serta dampak dari perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Melalui pengajaran Alkitab dan nilai-nilai Kristen, remaja diajarkan untuk menghormati diri mereka sendiri sebagai ciptaan Tuhan dan juga menghormati sesama manusia. Pendidikan Kristen juga menekankan pentingnya kehidupan yang seimbang dan sehat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/110</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.110</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 49-62</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/110/49</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Zakarias Radja Lobo, Yesaya Widjaya</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/111</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pornografi dan Kualitas Guru Kristen  Sebagai Teladan Hidup Bagi Siswa</dc:title>
	<dc:creator>Widjaya, Yesaya Adhi</dc:creator>
	<dc:creator>Tumanggor, Yehuda Adriel</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pornografi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Adiksi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Memutus Rantai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teladan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dewasa ini pornografi menjadi isu besar yang seringkali tidak terlalu digubris dalam masyarakat dibanding isu-isu sosial lainnya. Banyak masyarakat yang menganggap bahwa konsumsi pornografi merupakan hal yang wajar dan tidak terlalu penting untuk diberikan perhatian tinggi. Bahkan sebagian besar masyarakat dunia yang merupakan kalangan dewasa muda mulai mentoleransi dan memaklumi konsumsi pornografi sebagai usaha pemenuhan kebutuhan seksual manusia yang memang seharusnya diterima sejak dulu. Padahal kalangan ini yang berada pada posisi paling ideal untuk memutus ikatan rantai adiksi ini karena mereka yang sedang memegang peranan besar dalam berbagai profesi di dalam masyarakat. Memang ada beberapa kelompok profesi yang menolak pornografi secara terang-terangan, salah satunya adalah profesi guru, namun kenyataannya banyak guru dalam kehidupan pribadinya tetap mengkonsumsi pornografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Oleh sebab itu muncul pertanyaan tentang bagaimana guru seharunya memposisikan dirinya sebagai penuntun generasi berikutnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/111</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.111</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 124-133</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/111/63</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Yesaya Adhi Widjaya, Yehuda Adriel Tumanggor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/113</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:20:27Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengangguran dan Mandat Budaya</dc:title>
	<dc:creator>Iswoyo, Febe</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengangguran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bekerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mandat Budaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pandangan Alkitab </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menjelaskan kajian Pengangguran dan mandat budaya dalam pandangan Alkitab. Pengangguran menjadi masalah di negara tertentu, khususnya di Indonesia. Setiap tahunnya Indonesia mencatat jumlah penduduk dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Selain itu, juga termasuk umat Kristiani yang merupakan salah satu kelompok pengangguran. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilihat dari sudut pandang Alkitab. Konsep pengangguran tentu tidak sesuai dengan apa yang Alkitab katakan. Sejak awal penciptaan, Tuhan telah memberikan manusia mandat untuk bekerja. Maka sebagai umat Kristiani, penting untuk memahami konsep pengangguran dan dampaknya terhadap kehidupan individu. Konsep pengangguran tidak hanya dipahami secara umum tetapi juga harus dipahami dari sudut pandang Alkitab. Alkitab tidak pernah mencatat dan menyetujui pegangguran, justru Alkitab mencatat bahwa setiap orang harus bekerja dengan tujuan akhir yaitu memuliakan Tuhan, Sang Pencipta dan Pemberi Mandat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/113</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.113</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 112-123</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/113/48</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Febe Iswoyo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/122</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:17:54Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tinjauan Teologis eksistensi Yesus sebagai Logos dalam injil Yohanes 1:1-18</dc:title>
	<dc:creator>Biri, Surya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Eksistensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Logos</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Yohanes 1:1-18</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tulisan ini mendalami tentang fenomena Yesus sebagai sosok yang dijanjikan oleh Allah dan muncul dalam dunia sebagai manusia nyata, proses yang dikenal sebagai inkarnasi. Pengertian Logos banyak ditafsirkan dalam berbagai konteks, ada ahli yang menyatakan bahwa “Logos itu ilahi”, dalam pengertian bahwa Logos itu sedikit lebih rendah dari Allah. Inkarnasi menggambarkan penyatuan keilahian dan kemanusiaan dalam diri Yesus, sering kali disebut sebagai Logos. Namun, apakah Logos hanya merupakan gelar atau mencakup aspek pribadi Yesus masih menjadi subjek perdebatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan melalui literatur dan referensi kepustakaan. Dengan pendekatan ini, penulis menggali informasi mengenai Yesus dan peran-Nya dalam perjanjian baru, dengan fokus utama pada inkarnasi. Hasil penelitian mencakup empat aspek utama. Pertama, peran Yesus dalam perjanjian baru menjadi landasan penting untuk memahami pesan dan ajaran-Nya. Kedua, inkarnasi menjadi titik sentral, menunjukkan bagaimana Allah mengambil rupa manusia dalam Yesus. Ketiga, eksistensi Yesus sebagai Logos dalam kitab Injil Yohanes memberikan perspektif mendalam tentang siapa Yesus sebenarnya. Selain itu, Logos tidak hanya merupakan gelar, tetapi juga mencakup aspek pribadi Yesus, tercermin dalam kisah kehidupan-Nya yang tercatat dalam kitab Yohanes. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang kompleksitas Yesus sebagai figur inkarnasi, mengeksplorasi aspek keilahian dan kemanusiaan yang bersatu dalam satu entitas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/122</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 63-74</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/122/47</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Surya Biri</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/168</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Mengatasi Ketakutan Dalam Diri Sendiri Bagi Orang Tua Lanjut Usia Berdasarkan Markus 4:37-41</dc:title>
	<dc:creator>Lawolo, Nirta</dc:creator>
	<dc:creator>Lawolo, Andianus</dc:creator>
	<dc:creator>Waruwu, Anwar Three Millenium</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Strategi Mengatasi Ketakutan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lansia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Markus 4:37-41</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi mengatasi ketakutan dalam diri sendiri bagi lansia. Lansia dapat mengatasi ketakutan dalam dirinya dengan baik dan benar, supaya mengalami ketenangan batiniah dan hidup berkenan kepada Tuhan. Ketakutan merupakan masalah yang cukup serius dan sering dihadapi oleh lansia. Strategi mengatasi ketakutan dalam diri sendiri bagi lansia, banyak orang berpendapat dengan cara berani, penelitian mengenai strategi mengatasi ketakutan dalam diri sendiri bagi lansia ini, masih terbatas dan tidak tepat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi mengatasi ketakutan dalam diri sendiri bagi lansia adalah iman. Iman yang benar kepada Tuhan, lansia dapat menemukan kekuatan, penghiburan dan ketenangan dalam menghadapi ketakutan yang dialaminya. Iman kepada Tuhan adalah mempersembahkan hidup dengan penuh pengharapan dan keyakinan bahwa “hidup atau mati milik Kristus”. Lansia yang memiliki Iman benar tidak mungkin mengalami ketakutan, sebab kerinduannya pulang kerumah Bapa bertemu dengan Tuhan Yesus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/168</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.168</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 134-148</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/168/64</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Nirta Lawolo, Andianus Lawolo, Anwar Three Millenium Waruwu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/169</identifier>
				<datestamp>2024-07-21T22:19:26Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Iman Abraham Sebagai Model Iman Masa Kini Berdasarkan Surat Galatia 3:6-9</dc:title>
	<dc:creator>Ruy, Margareta</dc:creator>
	<dc:creator>Hendi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Iman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Abraham</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kebenaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepercayaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini akan mencoba membahas mengenai iman Abraham sebagai model iman masa kini. Dewasa ini, iman menjadi  pusat baru orang Kristen merasa terjamin dalam kehidupannya. Sehingga, yang dipikirkan hanyalah iman yang diwarisi sudah cukup menyelamatkan akhir kehidupan. Namun lebih dari itu, orang percaya yang beriman bukan sekedar iman warisan, tetapi orang percaya harus mengorientasikan iman sebagai orang percaya kepada Allah yang dipercayai seperti Abraham yang menjadi model iman orang percaya. Meneladani Abraham akan memberikan keuntungan tersendiri bagi orang percaya. Meneladani iman Abraham membuat kepercayaannya akan diperhitungkan oleh Allah. Sebab, kepercayaan Abraham terhitung sebagai kebenaran sehingga orang yang beriman adalah anak-anak Abraham dan semua orang yang beriman diberkati seperti Abraham. Karena itu,  penulis akan memaparkan model iman Abraham sebagai contoh bagi orang percaya masa kini. Dalam penulis artikel ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode eksegesis. Penulis memaparkan menggunakan metode eksegesis. Penulis memperoleh data dari teks Surat Galatia 3:6-9 yang diambil dari The Greek New Testam ent Nestle-Aland 28th Edition of the Greek New Testament. Kemudian penulis menganalisis data menggunakan metode eksposisi yang mencari dan menemukan makna spiritual dalam isi semantis di balik teks Surat Galatia 3:6-9. Kemudian teks tersebut akan menjadi fokus utama berinteraksi dengan teks lain dan literatur yang mendukung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/169</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i1.169</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 85-98</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/169/45</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Margareta Ruy, Hendi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/170</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:11Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Etika Kebahagiaan Augustinian Sebagai Dasar Iman Kristiani Berhadapan Dengan Dunia Modernitas Sekular</dc:title>
	<dc:creator>Zandro, Agrindo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Etika Augustinian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hedonisme</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Iman Kristiani</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Materialisme</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Modernitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Fokus penelitian ini adalah menguraikan etika kebahagiaan Augustinian sebagai dasar iman bagi semua umat kristiani berhadapan dengan dunia modernitas yang cenderung sekular. Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah kenyataan dunia kehidupan di mana umat kristiani dewasa ini sudah terperangkap dalam hedonisme dan materialisme dari modernitas sekular. Perangkap tersebut menjatuhkan umat kristiani untuk menikmati segala sesuatu tanpa memedulikan imannya, sehingga berbagai tindakan moral pun sirna dari budi dan hatinya. Etika teologis-filosofis dari Augustinus, memberikan suatu pencerahan sekaligus implementasi yang relevan dan efektif bagi permasalahan ini dengan pandangannya dari abad pertengahan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menerapkan studi kepustakaan. Penelitian ini menemukan beberapa norma-norma praktis yang mampu membantu umat kristiani untuk menghayati imannya di zaman ini sekaligus menggunakan segala sesuatu yang ada tanpa takut jatuh ke dalam dosa. Hasil penelitian semacam ini tentu sangat dibutuhkan oleh segenap umat kristiani di dunia modern ini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/170</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.170</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/170/97</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Agrindo Zandro</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/174</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam  Mengajar dan Membentuk Karakter Siswa</dc:title>
	<dc:creator>Gulo, Atirina</dc:creator>
	<dc:creator>Lawolo, Andianus</dc:creator>
	<dc:creator>Tatubeket, Ela Meronisa R.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Profesionalisme</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US"> Karakter Siswa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana menjadi guru yang profesional di lingkungan PAK dalam mengajar, mendidik dan membentuk karakter peserta didik sesuai dengan ajaran Alkitab (berkarakter Kristus). Sebab Pada realitanya guru belum menjadi guru yang profesional dalam konteks pendidikan agama Kristen untuk memimpin peserta didik. Guru PAK tidak memberi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik, tidak kreatif, tujuan PAK dan memperlengkapi setiap peserta didik untuk menjadi pribadi yang Tuhan inginkan. Guru yang mengajar tidak sesuai bidang keahliannya sehingga kualitas mutu pendidikan tidak tercapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan mengumpulkan data dari artikel-artikel, buku-buku dan dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru yang profesional yaitu guru yang memiliki berbagai kecerdasan: intelektual, emosional, moral, dan spiritual. Guru harus mampu mengenal setiap pribadi peserta didik dan berbagai metode yang kreatif dan inovatif dalam belajar. Guru yang profesional adalah memiliki integritas, jiwa kepemimpinan yang bijaksana, mendidik peserta didik untuk semakin berkarakter Kristus. Selanjutnya guru PAK yang profesional adalah guru yang benar-benar ahli di bidangnya dengan pemahaman yang luas tentang PAK dan pengenalan Allah yang dalam. Sehingga guru menjadi role model dan benar-benar mengajar peserta didik untuk hidup dalam kekudusan Allah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/174</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.174</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 149-160</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/174/65</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Atirina Gulo, Andianus Lawolo, Ela Meronisa R. Tatubeket</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/175</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:10Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dasar Psikologi Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Kristen</dc:title>
	<dc:creator>Novianti, Delpi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Psikologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengembangan Profesi Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru PAK</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendidik merupakan salah satu unsur pokok dalam proses penjaminan mutu pendidikan. Dalam hal ini guru dalam kontribusinya menjadi salah satu faktor utama dalam mencapai tujuan sebuah pendidikan yang telah ditetapkan. Kesuksesan menghasilkan peserta didik sebagai sumber daya manusia yang kompetitif dan berkualitas tergantung para pendidik dalam usahanya untuk menciptakan atau membentuk peserta didik yang demikian sangat tergantung pada kualitas penyelenggaraan kegiatan atau proses belajar mengajar di sekolah dan lembaga pendidikan masyarakat lainnya. Sedangkan dalam kenyataannya sulit untuk dibantah bahwa kualitas kegiatan atau proses belajar mengajar tersebut, sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh faktor guru dalam mengimplementasikan jabatan atau pekerjaan sebagai sebuah profesi. Guru atau tenaga kependidikan yang mengemban peran profesional sangatlah untuk mempersiapkan diri sebagai tenaga pendidik yang kompeten. Untuk menjadi tenaga pendidik yang kompeten dan tentunya menjadi guru yang telah memenuhi syarat atas kualifikasi guru maka tidak hanya sebatas mengandalkan kemampuan dari salah satu unsur. Guru harus terus mengembangkan dirinya dari berbagai sisi. Termasuk dalam keterampilan kepribadian. Mengenai keterampilan kepribadian ini tidak terlepas dari ilmu psikologis. Metode   yang   digunakan  adalah   metode  deskriptif kualitatif. Oleh karena itu, dalam kajian ini akan dibahas demikian: a). Dasar psikologis dalam pengembangan profesi keguruan; b). Kompetensi guru dalam psikologis; dan c). Tujuan dan maksud psikologi dalam pengembangan diri seorang guru.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/175</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.175</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 17-26</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/175/96</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Delpi Novianti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/180</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kekudusan Hidup Seperti Yesus Sebagai bentuk Profesionalisme Guru PAK</dc:title>
	<dc:creator>Delvryance, Agustihana</dc:creator>
	<dc:creator>M, Marse</dc:creator>
	<dc:creator>Awang, Herlis Djawa Rama</dc:creator>
	<dc:creator>Seldjatem, Cristian</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Profesionalisme Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kekudusan Hidup</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) menjadi elemen krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa. Teladan yang diharapkan dari seorang guru PAK adalah kekudusan hidup seperti Yesus Kristus. Artikel ini menguraikan hubungan antara profesionalisme guru PAK dengan kekudusan hidup sebagai teladan, sebagaimana yang diajarkan dalam Alkitab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber pustaka yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Hasilnya menunjukkan bahwa kekudusan hidup menurut Alkitab merujuk pada pemisahan dari dosa dan kejahatan, serta menjadi seperti Yesus Kristus yang kudus. Profesionalisme guru PAK mencakup kompetensi kepribadian, di mana teladan menjadi aspek kunci. Guru PAK dituntut untuk hidup dalam kekudusan dan meneladani kehidupan Yesus. Kekudusan hidup menjadi landasan bagi profesionalisme guru PAK, yang kemudian diimplementasikan dalam memberikan teladan kepada siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai kekudusan hidup, diperlukan pengenalan diri dan pengontrolan diri, serta kesadaran akan pentingnya mematuhi ajaran Alkitab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, menjadi kudus seperti Yesus adalah bentuk profesionalisme yang sejati bagi guru PAK.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/180</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.180</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 161-169</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/180/66</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Agustihana Delvryance, Marse, Herlis Djawa Rama Awang, Cristian Seldjatem</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/184</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sabat dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dan Implikasi Bagi Orang Percaya Masa Kini</dc:title>
	<dc:creator>Tobi, Ongki Riando</dc:creator>
	<dc:creator>Budiman, Sabda</dc:creator>
	<dc:creator>Guild, Stuard</dc:creator>
	<dc:creator>Tansi, Filmon Gusti</dc:creator>
	<dc:creator>Tanhidy, Jamin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sabat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perjanjian Lama</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perjanjian Baru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Implikasi Bagi Orang Percaya Masa Kini</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini membahas tentang Sabat dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru serta implikasi bagi orang percaya masa kini. Sabat dalam bahasa Ibraninya adalah syabat yang artinya berhenti atau beristirahat. Teks pertama di dalam Alkitab yang memperkenalkan tema hari Sabat kepada bangsa Israel dalam kitab terdapat dalam kitab Keluaran 16:21-3. Dua alasan melakukan Sabat yaitu alasan universal dan khusus. Sabat dalam Perjanjian Baru sendiri terdiri terdapat Sabat menurut Yesus, Kemudian makna Sabat dalam pandangan Kristen. Selanjutnya Sabat masa kini dalam pandangan Kristen juga tidak diwajibkan untuk dilakukannya. Orang Kristen boleh bekerja pada hari Minggu. Hari Minggu sebagai hari untuk mengenang kebangkitan Yesus dengan pergi bersekutu di gereja dan melakukan aktivitas lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, khususnya metode Hermeneutik Alkitab. Penulis mengumpulkan data melalui metode literatur dan kepustakaan. Sumber-sumber yang digunakan mencakup Alkitab, jurnal eksegese, buku tafsiran The Wycliffe Bible Commentary, dan Kamus Alkitab, digunakan sebagai panduan sesuai dengan topik penelitian. Dengan tujuan untuk menjelaskan topik sabat secara Alkitabiah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/184</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.184</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 170-183</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/184/67</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Ongki Riando Tobi, Sabda Budiman, Stuard Guild, Filmon Gusti Tansi, Jamin Tanhidy</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/190</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:10Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Konselor Kristen Dalam Mengdampingi Anak Tunarungu Untuk Pengembangan Konsep Diri</dc:title>
	<dc:creator>Saitauma, Maria Sunta</dc:creator>
	<dc:creator>Guani, Wantring</dc:creator>
	<dc:creator>Saogo, Marlina</dc:creator>
	<dc:creator>Santoro, Erik</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak Tunarungu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengembangan Konsep Diri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Peran Pendampingan Konselor Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini terkhusus kepada anak dengan kondisi disabilitas tunarungu yang berfokus pada peran Konselor Kristen dalam mendampingi anak disabilitas khsususnya anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan agar konselor melakukan pendampingan kepada anak tunarungu dalam pengembangan konsep diri. Pengumpulan datanya menggunakan metode sourcing dan konstruksi dari berbagai sumber, seperti buku, majalah, dan penelitian yang telah dilakukan Melalui pendekatan studi kepustakaan dengan menggunakan teori-teori yang telah dikumpulkan sebelumnya maka strategi yang digunakan dalam pendampingan konselor terhadap anak tunarungu adalah Konselor harus memahami pengalaman dan tantangan khusus penyandang tunarungu, membangun hubungan baik, dan memberikan dukungan serta empati terhadap pengalaman mereka.Kemampuan berkomunikasi yang terbatas yang dimiliki anak tunarungu khususnya pada kemampuan komunikasi verbal   menjadi suatu alasan bagi mereka dalam menggunakan bahasa nonverbal (isyarat) untuk berinteraksi satu sama lainnya.Upaya yang dilakukan konselor dalam pengembangan Konsep Diri Tunarungu Menggunakan Metode Psikologi Berbasis Pengetahuan Sistematis Kepribadian Tunarungu untuk Meningkatkan Kesadaran Diri Tunarungu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/190</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.190</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 27-39</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/190/95</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Maria Sunta Saitauma, Wantring Guani, Marlina Saogo, Erik Santoro</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/191</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:09Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sikap Gembala Dalam Menegur Jemaatnya menurut 1 Timotius 5:1-2 dan Implikasinya bagi Gembala Masa Kini</dc:title>
	<dc:creator>Hotjum, Reinhard</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Menegur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemimpin Jemaat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nasihat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sikap Gembala</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemimpin Kristen sebagai teladan jemaat mempunyai peran penting dalam memberi nasihat. Artikel ini membahas sikap gembala dalam menegur jemaatnya menurut Surat 1 Timotius 5:1-2 dan implikasinya bagi gembala masa kini. Penelitian ini ingin mengulas bagaimana tanggung jawab penting pemimpin jemaat dalam mewujudkan kedewasaan rohani jemaat, dengan berfokus pada bagaimana cara gembala harus menegur jemaat yang melakukan kesalahan. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks sintaksis dan semantis untuk menemukan makna menasihati dalam surat Timotius. Hasil penelitian menyoroti pentingnya pemimpin jemaat dalam mewujudkan kedewasaan rohani jemaat, dengan fokus pada cara gembala harus menegur jemaat yang melakukan kesalahan. Artikel ini juga mengaitkan hasil penelitian dengan penerapan konsep teologis dalam konteks personal, dimana pemimpin jemaat harus menganggap jemaat sebagai keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, saudara laki-laki, dan saudara perempuan. Kesimpulannya, setiap pemimpin jemaat seharusnya tidak menggunakan otoritas dan jabatannya untuk berkata kasar, melainkan memberikan nasihat dengan rasa hormat, kelembutan, dan penuh kasih, dengan tujuan menghasilkan perubahan yang lebih efektif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/191</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.191</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 40-49</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/191/94</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Reinhard Hotjum</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/193</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Guru PAK Dalam Mengajar Siswa Disabilitas  Tuna Rungu (Tuli)</dc:title>
	<dc:creator>Zega, Siprianus Kesabaran</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Disabilitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru PAK</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Metode Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Strategi Guru PAK</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tuna Rungu Tuli</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini terkhusus kepada siswa dengan kondisi disabilitas tunarungu tuli (hard of hearing) yang berfokus pada strategi Guru pendidikan agama kristen dalam mengajar dan memberikan pembelajaran dengan metode visual serta memprioritaskan tuna rungu (tuli) untuk dapat memperoleh materi pembelajaran dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk memberikan solusi kepada guru pendidikan agama kristen untuk dapat mempunyai strategi belajar terkhusus kepada siswa disabilitas tunarungu tuli (hard of hearing). Penelitian ini yang menggunakan metode kualitatif yang dianalisis dan dipertanggung jawabkan, untuk memberikan gambaran kepada guru pendidikan agama kristen bahwa siswa dengan keterbatasan mendengar dengan sisa kemampuan dengan dapat mereka bisa dan berhak mendapatkan pembelajaran pendidikan agama kristen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dibutuhkan seorang guru yang harus kreatif, sabar, dan punya ide menarik dalam memberikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/193</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.193</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 184-192</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/193/68</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Siprianus Kesabaran Zega</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/196</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Menangani Permasalahan Orang Dewasa Awal Yang Mengalami Stress dan Depresi Pada Fase Quarter Life Crisis</dc:title>
	<dc:creator>s, Otniel</dc:creator>
	<dc:creator>Golu, Nita Lastriani Golu</dc:creator>
	<dc:creator>Zega, Juni Putri Zega</dc:creator>
	<dc:creator>H, Denistina Halawa</dc:creator>
	<dc:creator>N, Astri Natkaru</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Quarter Life Crisis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Dewasa Awal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Peran Pendidikan Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dewasa awal merupakan masa dimana setiap individu akan mengalami transisi remaja ke dewasa. Pada masa ini dewasa awal akan mengalami banyak hal yang yang berpengaruh pada kehidupan individu, sehingga individu akan mengalami Quarter Life crisis. Quarter Life Crisis ini sering terjadi pada bidang pekerjaan maupun bidang akademik yang berdampak pada individu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran pendidikan agama Kristen dalam menangani permasalahan orang dewasa awal yang mengalami stress dan depresi pada fase quarter crisis life. Subjek pada penelitian ini adalah orang dewasa awal dengan usia 20-30 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.  Pendekatan kualitatif yaitu dengan menelaah kasus yang ada serta menafsirkan hasil dari pengumpulan data dan informasi. Untuk mengatasi hal tersebut, maka pendidikan agama Kristen mengambil peran untuk mengatasi dewasa awal yang mengalami Quarter Life crisis. Dengan Pendidikan agama Kristen berperan untuk dapat memahami konsep-konsep dalam memberikan dukungan sebagai fasilitator baik dalam aspek intelektual, emosional, sosial, maupun mental spiritual.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/196</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.196</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 193-206</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/196/69</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Otniel Seldjatem, Nita Lastriani Golu, Juni Putri Zega, Denistina Halawa, Astri Natkaru</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/206</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kristologi Papua Analisis Kontekstual Yesus Kristus dalam Kebudayaan Lokal</dc:title>
	<dc:creator>Kreuta, Konstantina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kristologi Papua</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Yesus Kristus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kebudayaan Lokal</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kristologi Papua menawarkan perspektif yang kaya dalam memahami Yesus Kristus, dengan pendekatan kontekstual yang relevan bagi masyarakat di Papua. Tujuan dari penulisan ini adalah menganalisis secara mendalam terkait kristologi Papua, kajian kontekstual Yesus Kristus dalam kebudayaan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Proses penelitian melibatkan pemilihan teolog-teolog tertentu dan studi kepustakaan yang difokuskan pada hermeneutik dan kajian teologis. Hasil kajian menunjukkan pentingnya Kristologi kontekstual di Papua dalam meningkatkan kehidupan spiritual dan budaya orang Kristen Papua, membuat iman mereka lebih otentik dan berakar dalam warisan mereka. Kesimpulannya adalah simbolisme lokal memainkan peran penting dalam melestarikan identitas budaya dan memberikan nilai-nilai melalui berbagai bentuk ekspresi, membantu menghubungkan ajaran Yesus Kristus dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Papua dan memperkuat penerimaan serta pemahaman mereka terhadap pesan Injil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/206</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.206</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 207-220</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/206/70</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Konstantina Kreuta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/207</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US"> Kajian Sosio-Teologis Tentang Tradisi Napirem dalam Persekutuan Ibadah di Jemaat GKI Filadelpia Abe Pantai</dc:title>
	<dc:creator>Ferre, Godfried San</dc:creator>
	<dc:creator>Hutapea, Melina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Napirem</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sosial Teologis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ibadah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Biak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Jemaat GKI Filadelpia Abe Pantai</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian bertujuan untuk menggali urgensi nilai tradisi napirem dalam persekutuan ibadah suku Biak di Jemaat GKI Filadelpia Abe Pantai dari sudut pandang sosio-teologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam rangka mengumpulkan data untuk penelitian ini, peneliti melakukan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian bahwa nilai-nilai sosio-teologis ini, tradisi napirem masyarakat Biak memainkan peran penting dalam membangun komunitas yang harmonis, saling mendukung, dan menghormati sesama. Melalui ikatan famili yang kuat, masyarakat Biak membangun fondasi sosial dan rohaniah yang memperkuat persaudaraan dan kesatuan di tengah keragaman kehidupan. Perilaku dan sikap ini mengajarkan nilai-nilai keadilan, rasa hormat, dan pelayanan yang bermanfaat bagi perkembangan masyarakat secara keseluruhan. Kesimpulan penelitiannya tradisi napirem di Jemaat GKI Filadelpia Abe Pantai telah memahami pentingnya berpartisipasi dalam komunitas peribadatan. Mereka menyadari bahwa melalui ibadah, Tuhan dapat berkomunikasi dengan umat-Nya melalui Firman yang menjadi makanan rohani bagi umat yang percaya dan berbakti kepada Tuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/207</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.207</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 221-231</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/207/71</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Godfried San Ferre, Melina Hutapea</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/211</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:08Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Konsep Doa Yesus Menurut Kallistos Ware: Sebuah Doa Penuh Kuasa</dc:title>
	<dc:creator>Mautuka, Maria S.M.</dc:creator>
	<dc:creator>Angelina, Claudia</dc:creator>
	<dc:creator>Nugroho, Johan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Doa Puja Yesus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keheningan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Doa Tanpa Henti</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nama Penuh Kuasa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Doa merupakan aspek spiritual yang utama bagi kehidupan manusia dalam membangun relasi dengan Tuhan, khususnya bagi umat Kristiani. Namun seringkali manusia berdoa dan mengharapkan pertolongan dari Allah, saat ada kebutuhan yang genting dan penting. Dengan demikian, berkomunikasi kepada Allah melalui doa terus-menerus menjadi hal yang sulit bagi seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kuasa sebenarnya dari Doa Yesus dan mengapa Doa Puja Yesus menjadi doa yang penting bagi umat Kristiani, berdasarkan buku karya Kallistos Ware dari Diokleia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dan buku utama dari penelitian ini adalah buku Kekuatan Doa Nama Yesus dalam Spiritualitas Ortodoks. Penulis juga berinteraksi dengan teks lain seperti jurnal, buku, dan tulisan para bapa Gereja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Doa Puja Yesus adalah doa yang ringan sehingga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, baik dalam keadaan baik maupun dalam keadaan sulit. Doa ini membantu manusia untuk menjalin hubungan dengan Tuhan, tanpa dibatasi oleh tindakan dan aktivitas orang lain, serta dapat menunjukan kuasa nama Yesus dalam doa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/211</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.211</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 50-60</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/211/93</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Maria S.M. Mautuka, Claudia Angelina, Johan Nugroho</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/216</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:07Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Misi Digital Berdasarkan Survei Penetrasi Internet 2024: Adaptasi Penggunaan Media Sosial Generasi Z</dc:title>
	<dc:creator>Wiyono, Slamet</dc:creator>
	<dc:creator>Hanock, Edward. E.</dc:creator>
	<dc:creator>Arwam, Bryan. A.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Misi Digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Generasi Z</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Milenial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Strategi Gereja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penginjilan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan teknologi digital yang pesat di Indonesia, khususnya dengan peningkatan penetrasi internet berdasarkan Survei Penetrasi Internet 2024, telah membawa dampak signifikan bagi gereja dalam menjalankan misi penginjilan dan pemuridan. Generasi Z dan Milenial, sebagai kelompok digital-native, semakin sering menggunakan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk keperluan spiritual mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi misi digital yang efektif bagi gereja di Indonesia dengan fokus pada adaptasi perilaku digital generasi muda. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini menemukan bahwa gereja perlu berinovasi dalam menggunakan media sosial tanpa mengabaikan prinsip-prinsip teologis. Kesimpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa strategi misi yang sukses harus memanfaatkan teknologi modern dan sejalan dengan nilai-nilai Kristiani, untuk menjangkau dan melibatkan Generasi Z dan Milenial secara efektif di ruang digital.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/216</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.216</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 61-71</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/216/92</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Slamet Wiyono, Edward. E. Hanock, Bryan. A. Arwam</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/217</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tindakan Preventif Dalam Menghindari Kekerasan Guru Kepada Siswa di Sekolah</dc:title>
	<dc:creator>Pranoto, Lukas Apdi Pranoto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Menghindari Kekerasan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tindakan Pencegahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kekerasan Guru</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menunjukkan bagaimana PAK membantu menghindari kekerasan Guru kepada anak di sekolah. Penelitian ini diajukan untuk sekolah di Indonesia sebagai pemahaman yang komprehensif seberapa efektif nilai-nilai pendidikan agama Kristen dalam menghentikan atau memerangi kekerasan terhadap anak sekolah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui pendekatan studi kepustakaan. Oleh karena itu, temuan menunjukkan bahwa kekerasan masih terjadi pada anak sekolah.  Akibatnya, pengajaran agama Kristen sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Kristen untuk membantu siswa menjadi lebih baik. Diharapkan guru pendidikan agama Kristen dapat menunjukkan kemampuan mereka dengan membantu siswa yang membutuhkan bimbingan, terutama di tengah maraknya kekerasan pada anak sekolah yang terjadi di kota-kota besar. Siswa akan merasa disayangi dan memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan agama Kristen jika guru membantu mereka sebagai sahabat dan mentor. Siswa akan mudah bersahabat dan menyayangi orang lain.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/217</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.217</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 232-244</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/217/72</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Lukas Apdi Pranoto </dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/220</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:06Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Guru Sekolah Minggu untuk Pengenalan dan Pertumbuhan Iman Anak Sekolah Minggu</dc:title>
	<dc:creator>Mariangga, Orpa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru Sekolah Minggu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengenalan Iman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertumbuhan Iman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan guru sekolah minggu dalam pengenalan dan pertumbuhan iman anak-anak. Peran guru sekolah minggu sangat penting dalam membentuk dasar iman yang kokoh pada anak-anak sejak usia dini. Melalui pengajaran yang dilakukan secara rutin, guru sekolah minggu tidak hanya menyampaikan pengetahuan agama tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual yang esensial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa gereja, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru sekolah minggu, serta analisis dokumen pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sekolah minggu memainkan peran kunci dalam memperkenalkan konsep iman dan membimbing anak-anak dalam mengembangkan kebiasaan spiritual, seperti berdoa dan membaca Alkitab. Penggunaan metode pengajaran yang interaktif dan kreatif terbukti efektif dalam membantu anak-anak memahami dan menginternalisasi ajaran-ajaran agama. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru, termasuk keterbatasan waktu dan beragamnya latar belakang anak-anak. Selain itu, dukungan dari gereja dan orang tua ternyata sangat penting dalam memperkuat dampak pengajaran yang dilakukan di sekolah minggu. Sinergi antara guru, gereja, dan keluarga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan iman anak-anak secara holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sekolah minggu sangat vital dalam pengenalan dan pertumbuhan iman anak-anak, namun memerlukan dukungan yang berkelanjutan dari semua pihak yang terlibat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/220</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.220</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 72-81</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/220/91</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Orpa Mariangga</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/227</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T03:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Memahami Didikan Tuhan Melalui Penderitaan Berdasarkan Ayub 5:17-23</dc:title>
	<dc:creator>Lawolo, Meidama Lawolo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penderitaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Didikan Tuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Karakter</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ayub 5:17-23 dari Kitab Ayub mengeksplorasi konsep bahwa penderitaan dapat diartikan sebagai sebuah bentuk pendidikan yang diberikan oleh Tuhan. Menunjukkan bahwa penderitaan dapat berfungsi sebagai koreksi dan pemurnian karakter. Hal ini mengajarkan bahwa penderitaan dapat membantu kita tumbuh dalam iman dan mengandalkan Tuhan secara lebih mendalam. Ayub 5:17-23 mengajarkan bahwa penderitaan tidak hanya berarti hukuman, tetapi juga bisa berfungsi sebagai alat pendidikan yang Tuhan gunakan untuk membentuk karakter kita, mengembangkan iman kita, dan membantu kita memahami keterbatasan manusia dalam memahami rencana-Nya. Ini adalah sebuah panggilan untuk mengandalkan dan percaya pada Tuhan, bahkan di tengah penderitaan. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/227</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v2i2.227</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 2 No. 2 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 245-254</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/227/73</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Meidama Lawolo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/228</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:06Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Eksegesis pisteu,wn Dalam Yohanes 12:44-50: Sebuah Kajian Teologis Tentang Konsep Percaya</dc:title>
	<dc:creator>Hia, Robert Stefanus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Studi Eksegesis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Makna pisteu,wn</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Yohanes 12:44-50</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini merupakan hasil penelitian terhadap makna pisteu,wn dalam Injil Yohanes 12:44-50. Tema pisteu,wn merupakan salah satu tema kunci dalam Injil Yohanes yang memiliki kandungan makna yang mengikat satu dengan lainnya dengan kata πιστις. Walaupun memiliki kemiripan makna, namun tema pisteu,wn sebagaimana yang dikembangkan dalam Injil Yohanes memiliki kekhasan tentang karya keselamatan melalui Kristus. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka yaitu melakukan eksegesis kata pisteu,wn berdasarkan Yohanes 12:44-50 untuk mengungkapkan makna relevan dengan topik yang diteliti. Kesimpulan artikel ini adalah kata pisteu,wn dalam Yohanes 12:44-50 selalu dalam bentuk kata kerja sehingga kata “percaya” merupakan kata yang menunjuk kepada tindakan. Tindakan percaya adalah suatu proses yang aktif berkelanjutan dengan bimbingan Roh Kudus yang selalu mengajar dan memberikan kesaksian mengenai Tuhan Yesus dan kebenaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/228</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.228</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 82-94</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/228/90</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Robert Stefanus Hia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/232</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:03Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen dan Realitas Virtual: Membangun Pengalaman Pembelajaran Iman yang Imersif di Dunia Digital</dc:title>
	<dc:creator>Gulo, Rezeki Putra</dc:creator>
	<dc:creator>Mbelanggedo, Nelci</dc:creator>
	<dc:creator>Rangga, Oktavianus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Realitas Virtual</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Era Digital</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi teknologi Realitas Virtual (VR) dalam Pendidikan Agama Kristen untuk memperkaya pengalaman spiritual peserta didik melalui pembelajaran imersif. Melalui metode library research, penelitian menganalisis literatur tentang peran teknologi realitas virtual dalam Pendidikan Agama Kristen untuk mengidentifikasi pendekatan pedagogis yang tepat dalam menghadapi tantangan teknologi digital. Novelty penelitian terletak pada fokus penggunaan realitas virtual untuk menciptakan simulasi tiga dimensi dari narasi Alkitab dan lingkungan spiritual yang memberikan kedalaman pengalaman iman yang sulit dicapai melalui media konvensional. Hasil penelitian menunjukkan realitas virtual dapat menjadi mediator efektif bagi Pendidikan Agama Kristen di era digital, meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui pengalaman visual interaktif yang memvisualisasikan peristiwa-peristiwa Alkitab dan konsep teologis kompleks. Kesimpulannya, teknologi realitas virtual berpotensi memperkaya pembelajaran iman, namun penting diimbangi dengan praktik spiritual tradisional seperti doa, refleksi, dan keterlibatan komunitas agar nilai-nilai dasar Pendidikan Agama Kristen tetap terpelihara dalam proses pembelajaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/232</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.232</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 95-107</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/232/89</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Rezeki Putra Gulo, Nelci Mbelanggedo, Oktavianus Rangga</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/265</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:02Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kesiapan Guru PAK Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Kelas XI di SMAN 1 Palangka Raya</dc:title>
	<dc:creator>Desti, Desti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Persiapan Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kurikulum Merdeka Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kurikulum baru yang menekankan pada kemerdekaan belajar bagi siswa. Guru dituntut untuk beradaptasi dengan kurikulum baru ini, termasuk guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMAN 1 Palangka Raya. Dalam pelaksanaannya Kurikulum Merdeka Belajar membawa berbagai tantangan bagi para guru. Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesiapan guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMAN 1 Palangka Raya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar, menganalisis faktor penghambat dan pendukung dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMAN 1 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SMAN 1 Palangka Raya masih perlu adanya persiapan yang matang dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan di SMAN 1 Palangka Raya  sudah cukup baik, guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) telah menyusun perencanaan  pembelajaran yang berfokus pada pengembangan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran. Namun, dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru masih perlu ditingkatkan lagi dikarenakan adanya faktor penghambat yang dihadapi oleh Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) adalah sebagai berikut: a) Pemahaman Kurikulum Merdeka Belajar, b) Penyusunan Modul Ajar, c) Pemilihan Strategi Pembelajaran, d) Pengelolaan Kelas, e) Kurangnya Aktivitas Siswa. Perlu adanya peningkatan kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SMAN 1 Palangka Raya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/265</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.265</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 108-117</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/265/88</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Desti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/274</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Generasi Z dalam Pendidikan Agama Kristen di Tengah Disrupsi Teknologi</dc:title>
	<dc:creator>Gulo, Novrini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Disrupsi Teknologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Generasi Z</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara generasi Z belajar dan berinteraksi dengan dunia Dalam konteks ini, teknologi bukan hanya tantangan, tetapi juga alat yang dapat digunakan untuk memperkuat pemahaman dan pengalaman spiritual. Hal ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi pendidikan agama Kristen. Artikel ini akan membahas bagaimana pendidikan agama Kristen dapat beradaptasi dengan era digital untuk tetap relevan bagi generasi Z. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai dan kepercayaan Generasi Z berinteraksi dengan tradisi agama, serta implikasinya terhadap metode pengajaran dan keterlibatan komunitas gereja. Dengan demikian, artikel ini memberikan wawasan tentang potensi Generasi Z dalam memperbarui pendidikan agama Kristen untuk memenuhi kebutuhan zaman modern yang akan menganalisis tantangan seperti disinformasi online dan sekularisme, serta peluang seperti pengembangan konten kreatif dan kolaborasi lintas generasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/274</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.274</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 223-232</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/274/107</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 novrigl gulo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/314</identifier>
				<datestamp>2025-05-31T09:34:00Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemberdayaan Perempuan Dalam Spiritualitas Ursulin  di SMA Santa Ursula Jakarta</dc:title>
	<dc:creator>Khoerunnisa, Amalia</dc:creator>
	<dc:creator>Azizah, Amalia Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Alifia, Dita Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Mahmud, Nabila</dc:creator>
	<dc:creator>Maulana, Abdullah Muslich Rizal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemberdayaan Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Santa Ursula</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ursulin</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan perempuan melalui penerapan nilai-nilai spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta menimbang perlunya pemberdayaan perempuan di tengah maraknya diskriminasi terhadap perempuan. Artikel ini termasuk dalam jenis jurnal pendidikan dan sosial, dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara mendalam bagaimana nilai-nilai spiritualitas Ursulin (Serviam) diterapkan dalam proses pembentukan karakter siswi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Santa Ursula Jakarta secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas Ursulin dalam sistem pendidikannya. Hal ini tercermin dari keberhasilan sekolah tersebut dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pemberdayaan perempuan, baik dari aspek pendidikan akademis, pengembangan keagamaan, pengasahan minat dan bakat, peningkatan kemandirian, maupun keterlibatan sosial. Integrasi nilai-nilai ini tidak hanya membantu siswi menjadi individu yang berkarakter spiritual tinggi, beriman, dan berakhlak baik, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi perempuan berkualitas, berintegritas, dan memiliki karakter yang kuat. Kesimpulannya, penerapan nilai-nilai spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta dapat dijadikan model bagi institusi pendidikan lainnya dalam merancang sistem pendidikan yang berperspektif pemberdayaan gender melalui pendekatan spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan yang mendukung pemberdayaan perempuan secara holistik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/314</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i1.314</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 118-134</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/314/87</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Amalia Khoerunnisa, Amalia Nur Azizah, Dita Dwi Alifia, Nabila Mahmud, Abdullah Muslich Rizal Maulana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/338</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tindakan Preventif Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Kekerasan Seksual di Kalangan Pelajar</dc:title>
	<dc:creator>Mendrofa, Efraim</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru PAK</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kekerasan Seksual</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tindakan Preventif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan langsung, di mana tindakan tersebut melibatkan orang lain dalam aktivitas seksual yang tidak dikehendaki, baik secara lisan maupun perbuatan. Pada kasus kekerasan seksual, dampak yang ditimbulkan tidak hanya menyerang pada kekerasan fisik, tetapi juga secara tidak langsung menyerang mental korban. Isu kekerasan seksual di dunia pendidikan saat ini memang menjadi perhatian hangat. Kasus tindakan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan seakan tanpa henti, bahkan semakin memburuk. Terlebih lagi, kasus kekerasan seksual ini semakin merajalela di institusi pendidikan, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi peserta didik, namun justru menjadi tempat di mana predator kekerasan seksual beraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tindakan preventif yang dapat diambil oleh guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengatasi kekerasan seksual di kalangan peserta didik, dengan menyoroti pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter dan moralitas anak. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini membahas tentang guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung diskusi terbuka. Melalui integrasi ajaran Alkitab dan informasi ilmiah, siswa diajak untuk memahami seksualitas secara holistik, termasuk aspek emosional dan sosial. Program berbasis nilai Kristiani mengedepankan integritas, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain, mempersiapkan generasi muda untuk membuat keputusan yang bijaksana sesuai dengan iman mereka.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/338</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.338</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 207-222</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/338/117</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Efraim Mendrofa</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/343</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Efektifitas Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pertumbuhan Kerohanian Siswa Kelas IV-VI di SD Inpres Kiniar</dc:title>
	<dc:creator>Malan, Aprianus</dc:creator>
	<dc:creator>Ibrahim, Ibrahim</dc:creator>
	<dc:creator>Leatemia, Yurico A. W.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembelajaran PAK</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertumbuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kerohanian Siswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">SD Inpres Kiniar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen merupakan salah satu mata pelajaran penting dalam kurikulum sekolah, khususnya dalam membentuk karakter dan moral siswa. Namun, dalam praktiknya di lapangan, pembelajaran Pendidikan Agama Kristen sering dihadapkan pada berbagai kendala, seperti kurangnya minat siswa, metode pembelajaran yang monoton, serta keterbatasan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai iman secara kontekstual. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran kurang optimal dan pertumbuhan kerohanian siswa tidak berkembang secara signifikan. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang agama serta membentuk mereka menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap pertumbuhan kerohanian siswa kelas IV hingga VI di SD Inpres Kiniar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan angket model Likert yang melibatkan 42 siswa. Pengujian validitas dilakukan dengan metode korelasi product moment Pearson, sedangkan pengujian reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap pertumbuhan kerohanian siswa kelas IV hingga VI di SD Inpres Kiniar, yang dapat dilihat dari Model Summary, di mana nilai R adalah 0,341. Dari output tersebut, koefisien determinasi (P square) sebesar 0,117 menunjukkan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 11,7%, sementara sisanya 88,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/343</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.343</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 191-206</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/343/116</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Aprianus Malan, Ibrahim, Yurico A. W. Leatemia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/348</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T04:33:44Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tubuh yang Terlupakan: Meneropong Disabilitas melalui  Lensa Teologi yang Inklusif</dc:title>
	<dc:creator>Agustine, Maria</dc:creator>
	<dc:creator>Seldjatem, Cristian</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Disabilitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gereja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Inklusif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konstruksi teologis tradisional kerap memarginalkan penyandang disabilitas, serta menawarkan pendekatan baru melalui teologi yang inklusif. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis teks-teks Alkitab dan literatur teologi disabilitas untuk menggali pemahaman yang lebih adil dan manusiawi terhadap tubuh yang berbeda. Dalam banyak tradisi keagamaan, tubuh penyandang disabilitas sering diasosiasikan dengan dosa, kutuk, atau kekurangan iman. Namun, melalui lensa teologi inklusif, tubuh dengan disabilitas justru dipahami sebagai bagian utuh dari keberagaman ciptaan dan tempat nyata bagi karya Allah. Narasi dalam Perjanjian Baru, khususnya pelayanan Yesus, menunjukkan pergeseran paradigma dari penyembuhan fisik menuju pemulihan relasi sosial dan spiritual. Artikel ini menyimpulkan bahwa gereja masa kini perlu menata ulang pemahaman, struktur, dan liturgi agar benar-benar mencerminkan tubuh Kristus yang merangkul semua, termasuk mereka yang selama ini dilupakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/348</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.348</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 246-255</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/348/115</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Maria Agustine, Cristian Seldjatem</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/376</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Refleksi Teologis Tentang Integrasi Kecerdasan Buatan Dalam Pendidikan Agama Kristen di Era Algoritma</dc:title>
	<dc:creator>Puling, Harun</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Refleksi Teologis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Artificial Intelligence</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Era Algoritma</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teologi Digital</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) telah membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Kristen (PAK). Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara reflektif-teologis bagaimana integrasi AI dapat mendukung, menantang, sekaligus menafsir ulang proses pembentukan iman di era algoritma. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan model refleksi teologis, kajian ini menganalisis literatur teologi, pendidikan, dan teknologi terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu memfasilitasi pembelajaran adaptif dan kontekstual, memperkaya pengalaman iman melalui personalisasi dan interaktivitas. Namun, integrasi ini juga menimbulkan persoalan etis dan spiritual, terutama terkait potensi dehumanisasi dan hilangnya sentuhan rohani dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, AI perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang tunduk pada nilai-nilai kasih, kebijaksanaan, dan tanggung jawab teologis. Refleksi ini menegaskan bahwa pendidikan iman Kristen di era algoritma harus membangun paradigma teologi digital yang menempatkan teknologi sebagai sarana partisipasi manusia dalam karya Allah, bukan sebagai pengganti kehadiran-Nya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 181-190</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/376/114</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Harun Puling</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/382</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Proclaiming the Gospel in the Midst of Pluralism: Contextual Evangelism Strategies in Jayapura-Papua</dc:title>
	<dc:creator>Yanto Minggu, Trisno</dc:creator>
	<dc:creator>Labobar, Yohanes Kristian</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Evangelism</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mission Challenges</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pluralism</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mission Strategies </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The aims of this research is to formulate evangelistic strategies and explores the internal and external challenges in the Indonesian especially in Jayapura-Papua context. The method used is qualitative with interview techniques with pastors, evangelists, and congregation elders. Data analysis uses the Miles and Huberman model, namely through reduction, presentation of data in tables, and drawing conclusions. The results of the study show that evangelism in Indonesia faces various obstacles in three areas: cultural, social, and political. Internal challenges in the cultural field include a lack of understanding of contextual theology and the application of gospel inculturation, while external challenges are in the form of cultural diversity and rejection of Christian symbols. In the social sphere, the internal is the division between denominations, while the external is majority pressure and a negative stigma against evangelism. In the political field, internal challenges are in the form of a lack of church synergy in responding to regulations, while external challenges include legal restrictions and intolerance. This research shows the evangelistic strategies that integrate understanding of local culture with adaptive theological reflection. This is effective in answering challenges and conveying the gospel in a relevant way in the midst of the plurality of Jayapura society</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/382</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.382</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 135-144</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/382/113</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Trisno Yanto Minggu, Yohanes Kristian Labobar</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/393</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimalisasi Pendidikan Agama Kristen Keluarga dalam Membangun Ketahanan Remaja Terhadap Perundungan</dc:title>
	<dc:creator>Purba, Sudiarjo</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayat, Udin Firman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keluarga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ketahanan Remaja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perundungan </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perundungan pada remaja merupakan fenomena sosial yang kian meningkat dan berdampak serius terhadap kesehatan mental, sosial, serta akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan agama Kristen (PAK) dalam keluarga dalam membangun ketahanan remaja terhadap perundungan. Pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka digunakan dengan menelaah literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi konsep-konsep kunci, peran keluarga, strategi implementasi, serta tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK keluarga berkontribusi pada pembentukan ketahanan remaja melalui empat aspek utama, yakni spiritual, emosional, sosial, dan moral. Implementasi yang konsisten melalui penanaman nilai iman, pembinaan karakter, keterampilan merespon perundungan, serta keteladanan orang tua menjadi kunci penguatan daya lenting remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi PAK keluarga sebagai upaya preventif dalam mengurangi dampak perundungan sekaligus sebagai dasar pembentukan generasi remaja Kristen yang tangguh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/393</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.393</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 168-180</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/393/112</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Sudiarjo Purba, Udin Firman Hidayat</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/395</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Supremasi Kristus dan Formasi Jemaat: Analisis Teologi Pastoral Kolose 1:15-20 bagi Pembinaan Iman Jemaat</dc:title>
	<dc:creator>Silalahi, Binsar Pandapotan</dc:creator>
	<dc:creator>Dalemeng, Febriani Fransiska</dc:creator>
	<dc:creator>Tawera, Kezia Thesalonika Meilani</dc:creator>
	<dc:creator>Yonathan, Triesa Zefania</dc:creator>
	<dc:creator>Guntawan, Kezia Gabrielle</dc:creator>
	<dc:creator>Ohoitimur, Priskilla Jessika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kolose 1:15-20</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Supremasi Kristus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Formasi Jemaat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kristologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teologi Pastoral</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini menelaah Kolose 1:15-20 sebagai teks kristologis yang memiliki signifikansi fundamental bagi pembinaan iman jemaat. Kajian sebelumnya cenderung menekankan aspek linguistik, kristologi kosmik, atau konteks sosial tertentu, namun belum menghubungkannya secara konsisten dengan orientasi pastoral. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menafsirkan himne Kristus dalam kerangka teologi pastoral, sehingga supremasi Kristus tidak hanya dipahami sebagai konstruksi doktrinal, tetapi juga sebagai fondasi formasi identitas dan kesetiaan gereja. Tujuan penelitian ini adalah menelaah teks Kolose 1:15-20 secara eksegetis-kritis berdasarkan edisi Yunani NA28 dan mengaitkannya dengan pembinaan iman jemaat di tengah pluralitas kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah teologi pastoral berbasis eksegesis biblika yang menekankan aspek linguistik, literer, dan teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur chiastik himne menyatukan karya penciptaan dan rekonsiliasi, serta menegaskan Kristus sebagai pusat kosmos dan kepala gereja. Kesimpulannya, penelitian ini memperluas pemahaman kristologi kosmik menuju orientasi pastoral yang konstruktif, serta menyediakan kerangka transformatif bagi gereja dalam menghadapi tantangan ideologis, budaya, dan spiritual pada masa kini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/395</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.395</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 155-167</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/395/111</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Binsar Pandapotan Silalahi, Febriani Fransiska Dalemeng, Kezia Thesalonika Meilani Tawera, Triesa Zefania Yonathan, Kezia Gabrielle Guntawan, Priskilla Jessika Ohoitimur</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/404</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kepemimpinan Kristen Sebagai Kesaksian Iman Dalam Masyarakat Modern</dc:title>
	<dc:creator>Tampubolon, Maruli Tua</dc:creator>
	<dc:creator>Afaradi, Asep</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepemimpinan Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kesaksian Iman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Transformasi Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Karakter Pemimpin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Masyarakat Modern</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kepemimpinan Kristen bukan sekadar pengelolaan organisasi, tetapi merupakan kesaksian iman yang transformatif, membentuk karakter, moral, dan spiritual pengikutnya sekaligus menghadirkan nilai Kerajaan Allah dalam masyarakat modern. Tulisan ini mengkaji dasar alkitabiah kepemimpinan Kristen, karakteristik pemimpin yang bersaksi, kesaksian pemimpin di tengah masyarakat modern, perbedaan dengan kepemimpinan sekuler, serta implikasinya bagi gereja dan komunitas luas. Analisis dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur Alkitab dan karya akademik tentang kepemimpinan Kristiani (Banks &amp;amp; Ledbetter, 2004; Blackaby &amp;amp; Blackaby, 2001; Greenleaf, 1977; Stott, 2006; Wright, 2000). Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan Kristen menekankan integritas, kerendahan hati, pelayanan, keteladanan, dan spiritualitas yang hidup, yang membedakannya dari kepemimpinan sekuler yang berfokus pada kekuasaan, keuntungan, atau efektivitas semata. Kesaksian pemimpin Kristen diwujudkan dalam pengambilan keputusan etis, pelayanan sosial, pendidikan karakter, dan advokasi keadilan, sehingga menjadi instrumen transformasi holistik bagi gereja dan masyarakat. Tulisan ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Kristen yang bersaksi berperan sebagai agent of change, meneguhkan gereja, membentuk generasi pemimpin baru, dan membawa dampak positif bagi masyarakat yang bermoral, inklusif, dan manusiawi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/404</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.404</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 233-245</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/404/110</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Maruli Tua Tampubolon, Asep Afaradi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/411</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Pengembangan Profesional Berkelanjutan bagi Pengawas Pendidikan Agama Kristen dalam Konteks Kurikulum Merdeka</dc:title>
	<dc:creator>Marthen, Marthen</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Kristen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengawas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengembangan Profesional Berkelanjutan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kurikulum Merdeka</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi efektif dalam pengembangan profesional berkelanjutan bagi pengawas pendidikan agama Kristen yang sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah reviu literatur sifat naratif dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian terdahulu yang membahas pengawasan pendidikan, pengembangan profesional berkelanjutan, serta implementasi Kurikulum Merdeka. Penemuan strategi itu memperkuat kompetensi pengawas dalam aspek akademik, manajerial, sosial, dan spiritual. Dengan penerapan strategi pengembangan profesional berkelanjutan secara terencana dan kontekstual, pengawas mampu menjalankan fungsi supervisi secara lebih efektif dan reflektif, sekaligus menjadi agen transformasi dalam mewujudkan pendidikan agama Kristen yang berkualitas, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan zaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/411</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.411</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 145-154</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/411/109</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Marthen</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejurnal.stakpnsentani.ac.id:article/419</identifier>
				<datestamp>2025-11-16T02:33:23Z</datestamp>
				<setSpec>jrm:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Teodisi Allah Sebagai Bantahan terhadap Hukum Retribusi Dalam Kitab Ayub</dc:title>
	<dc:creator>Fransiska, Ni Nyoman</dc:creator>
	<dc:creator>Sukadana, Gusti Ngurah</dc:creator>
	<dc:creator>J, Johan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penderitaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Dosa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Iman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ayub </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penderitaan adalah aspek yang tidak dapat diprediksi dan tidak terhindarkan dalam kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan orang Kristen. Namun, interpretasi tentang penderitaan seringkali sangat bervariasi. Banyak tradisi agama memandang penderitaan sebagai konsekuensi dari dosa atau hukuman ilahi berdasarkan prinsip teologi retributif (hukum sebab-akibat), yang telah lama menjadi subjek perdebatan teologis. Indonesia pemahaman perspektif ini masih dominan, menciptakan kesenjangan pemahaman tentang penderitaan dalam konteks Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep teodisi dan anti-teodisi dalam Kitab Ayub guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang penderitaan orang beriman. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan penelitian perpustakaan untuk menganalisis teodisi dalam Kitab Ayub. Metode ini berfokus pada interpretasi teks yang mendalam, yang memerlukan pemahaman komprehensif melalui analisis hermeneutik dan eksegesis Alkitab. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Allah mengizinkan penderitaan dan cobaan yang dialami oleh orang-orang beriman untuk tiga tujuan. Penderitaan itu untuk agar manusia mengakui kekuasaan-Nya, Kemurnian iman, dan dalam penderitaan harus tetap rendah hati untuk mengandalkan Tuhan. Maka disimpulkan bahwa teodisi dalam Kitab Ayub berfungsi sebagai argumen kontra terhadap teologi pembalasan, menunjukkan bahwa penderitaan tidak selalu merupakan hukuman atas dosa, tetapi dapat berfungsi sebagai disiplin ilahi, proses pembentukan iman, dan sarana untuk mengembangkan kerendahan hati di hadapan kedaulatan Allah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/419</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.69748/jrm.v3i2.419</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen; 256-270</dc:source>
	<dc:source>2987-9310</dc:source>
	<dc:source>2988-0335</dc:source>
	<dc:source>10.69748/jrm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejurnal.stakpnsentani.ac.id/index.php/jrm/article/view/419/108</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Ni Nyoman Fransiska, Gusti Ngurah Sukadana, Johan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
